MAKASSAR, BKM — Musibah kebakaran di wilayah Tamalanrea yang menewaskan tiga orang pada Rabu malam (25/10), mendapat keprihatinan dari manajemen PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar. Ketika dihubungi Berita Kota Makassar, Jumat (27/10), Humas PLN Wilayah Sulselrabar Rosita Zulkarnaen, menyampaikan ucapan duka cita.
”Pertama-tama manajemen PLN Wilayah Sulselrabar mengucapkan turut berduka cita atas musibah kebakaran yang terjadi,” kata Rosita lewat telepon selulernya.
Menurut Rosita, padamnya aliran listrik di beberapa wilayah Tamalanrea, termasuk di rumah korban, bukan karena PLN melakukan pemadaman.
”Kami informasikan, kondisi pasokan kelistrikan PLN saat ini surplus. Sehingga tidak ada pemadaman yang terjadi di sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan,” ujar Rosita.
Padamnya sebagian aliran listrik di wilayah Tamalanrea, terang Rosita, karena adanya kabel Jaringan Tegangan Rendah (JTR) yang putus. Menurut laporan warga, ada mobil truk yang menabrak kabel. Setelah itu sopir langsung kabur bersama mobilnya meninggalkan lokasi. Upaya perbaikan dan penggantian kabel putus tersebut segera dilakukan. Petugas sempat terkendala karena macet di jalan.
”Sekitar pukul 20.16 Wita, saat petugas sedang melakukan penggantian kabel, tiba-tiba masuk laporan dari warga sekitar bahwa di sekitar lokasi terjadi kebakaran. Saat itu kondisi aliran listrik di sekitar lokasi kebakaran masih dalam keadaan padam, karena pekerjaan penggantian kabel yang sedang dikerjakan,” terang Rosita.
Lanjut Rosita menjelaskan, pada pukul 20.35 Wita, pekerjaan penggantian kabel sudah selesai. Namun aliran listrik belum dinyalakan karena adanya kebakaran. Sekitar pukul 22.15 Wita, setelah mengecek kondisi jaringan aman di lokasi kebakaran, barulah aliran listrik di sekitar lokasi tersebut dinormalkan. (mir)
Mobil Truk Tabrak Kabel Picu Aliran Listrik Padam
