WAJO, BKM — Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Wajo akan melakukan kunjungan dan pengobatan terhadap penderita penyakit kusta di wilayahnya. Saat ini kedua instansi tersebut terus melakukan sosialisasi penyakit kusta.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wajo, Andi Ismirar melalui Kepala Seksi Disabilitas Sosial Kabupaten Wajo, Andi Asma menjelaskan data kusta Dinsos terdapat 50 orang yang berada di dalam panti dan 37 orang di luar. Selain itu, terdapat juga data di Dinkes.
Staf Bidang Kesejahtetaan Dinsos Muhammad Saleh Wajo menyebutkan berdasarkan data ditemukan sebanyak 87 warga yang menderita kusta yang tersebar di empat kecamatan yakni Kecamatan Tempe, Pammana, Takalalla dan Sajoanging.
Pihaknya telah berupaya memberikan perawatan medis dan bantuan kepada penderita. Para penderita kusta rata-rata berasal dari masyarakat kurang mampu dan sebagian besar masih aktif bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
“Kami khawatir apabila tidak mendapatkan perhatian serius dari semua instansi terkait seperti Dinas Sosial, maka jumlah penderita akan terus bertambah,”katanya.
Para penderita kusta itu juga terus mendapat perhatian serius dari pemerintah khususnya dinas sosial. “kami berikan bantuan. Bantuan itu tergantung keriterianya. Ada yang dapat Bemor, campuran, hewan ternak dan lainya,”jelas Saleh.
Ia menjelaskan, bantuan kepada penderita penyakit kusta itu, untuk menyelaraskan pelaksanaan program konseling dan pemberdayaan bagi penderita penyakit kusta.
“Kami meminta agar masyarakat bisa ikut berperan aktif melaporkan kepada petugas di Puskesmas dan dinsos jika menemukan ada penderita kusta di wilayahnya yang belum terobati, sehingga penyakit tersebut bisa segera disembuhkan secara medis,”himbaunya.
“Kalau Dinkes fokus pada upaya pengobatan, kami di Dinsos fokus pada bidang kesejahetaraannya,” jelas Muh Saleh. (*)