GOWA, BKM — Ke depan Puncak Tinambung yang terletak di Desa Bissoloro, Kecamatan Bungaya akan dipatenkan sebagai lokasi Camping Day di Gowa setelah Danau Tanralili yang terletak di Kecamatan Tinggimoncong.
Pernyataan itu dilontarkan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat membuka Camping Day II di hutan Puncak Tinambung Sabtu (4/11). Kegiatan ini berlangsung hingga Minggu kemarin (5/11).
Adnan dalam kegiatan camping day yang diikuti ribuan orang dari berbagai pelosok di 18 kecamatan di Gowa, menegaskan, puncak Tinambung rupanya menyimpan panorama indah menawan. Karena pada malam hari di puncak ini, kerlap kerlip lampu di kota Makassar, Sungguminasa dan Takalar dapat terlihat indah di malam hari.
Bupati mengatakan, wisata camp yang digelar Pemkab Gowa dan melibatkan seluruh masyarakat Gowa adalah salah satu rangkaian kegiatan HJG yang akan dilaksanakan 17 Nopember mendatang.
”Kita mau abadikan semua lokasi-lokasi strategis di Gowa yang bisa dijadikan lokasi wisata camp. Dan pada camping day II ini kita akan mulainya,” jelas Adnan.
Di samping itu, Adnan juga menyerukan agar masyarakat tidak merusak hutan dan menebang pohon-pohon yang ada. Kegiatan camping day yang turut dihadiri Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni, Ketua DPRD Gowa, Ansar Zaenal Bate dan Muspida, Adnan juga menanam bibit pinus di lokasi wisata camp. Penanaman diikuti sejumlah warga lainnya.
”Setelah penanaman pohon pinus ini, masyarakat setempat terlebih pengunjung Bissoloro wisata camp untuk menjaga dan melestarikan pohon-pohon yang ada. Mari kita hijaukan lokasi ini. Jadikan Bissoloro sebagai wisata camp yang mampu menyedot wisatawan baik itu lokalan maupun mancanegara,” urai bupati.
Sebelumnya, keindahan kawasan Bissoloro ini diketahui setelah seorang warga bernama Dg Tiro mulai memberanikan diri menata kawasan Bissoloro hingga menawan. Dari atas ketinggian bukit Tinambung, keindahan kota Makassar, ibukota Gowa serta Takalar dapat dinikmati dengan jelas.
Dari situlah, kata Dg Tiro, kawasan ini pun diperkenalkan ke pemerintah desa dan kecamatan, hingga kemudian Bissoloro mulai dipermak sebuah event organizer untuk even musik hutan dan camping. (sar/mir)