MAKASSAR, BKM — Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Lembaga ini juga aktif membantu pemerintah dalam menjalankan program ekonomi untuk pembangunan di KTI.
Ketua DEIT Pusat, ‘Annar’ Salahuddin Sampetoding mengatakan, pembangunan ekonomi di KTI harus menjadi perhatian serius. Alasannya, ketimpangan pembangunan antara kawasan barat dan kawasan timur masih sangat kental.
”Dewan Ekonomi Indonesia Timur hadir untuk mengurangi ketimpangan pembangunan wilayah barat dan timur Indonesia,” kata Annar.
Sebagai bukti komitmen membangun ekonomi di KTI, DEIT melakukan konsolidasi dan pembenahan struktur organisasi. Salah satunya, membentuk kepengurusan ditingkat provinsi di Sulawesi, Maluku, dan Papua. Di Sulsel, DEIT dipimpin Ilham Noertoadji. Ilham merupakan pengusaha yang juga mantan anggota DPRD Sulsel.
Ilham mengatakan, pihaknya sudah membuat program untuk pengembangan ekonomi di Sulsel. Di antaranya mengidentifikasi potensi dan komoditas sumber daya alam yang memungkinkan dilirik investor asing.
”Kami juga akan menggelar diskusi ekonomi akhir tahun untuk mereview kondisi ekonomi Sulsel selama 2017,” katanya. (*mir)