WAJO, BKM — DPRD Kabupaten Wajo mengaku tertarik menyusun rancangan peraturan daerah tentang penangkaran sarang burung walet guna mendukung pendapatan asli daerah.
Ketua Komisi II DPRD Wajo, Asri Jaya didampingi Kasubag Humas dan Protokoler DPRD Wajo, A.G Sam mengaku sudah mendengar keluhan warga terkait penangkaran sarang walet itu melalui surat kabar harian.
Pasalnya, penangkaran tersebut mengeluarkan suara bising yang mengganggu ketentraman warga. “Kami juga sudah pernah menerima aspirasi terkait suara burung walet yang mengganggu ibadah dan istirahat warga,” kata Asri diruang kerjanya.
Asri berjanji akan segera membahas Peraturan Daerah (Perda) untuk menertibkan pembangunan budidaya sarang burung walet tersebut. “Akan kita bicarakan dengan pemerintah dan segera godok perdanya,” tuturnya.
Dia menambahkan, sudah saatnya pemerintah membuatkan Perda bagi pengusaha penangkaran sarang burung Walet, seiring dengan berkembangnya usaha penangkaran tersebut.
Usaha penangkaran sarang burung Walet di Wajo, Sebut Andi Gusti semakin berkembang dan bahkan terdengar kabar bahwa para pengusaha penangkaran sarang burung walet saat ini telah mampu menghasilkan pendapatan yang cukup Signifikan.
“Memang perlu segera dibuatkan peraturan daerah (Perda) agar usaha seperti ini juga memberikan kontribusi bagi penambahan sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata dia.
Asri mengakui sangat penting segera dibuatkan Perda penangkaran sarang burung walet terutama tempat penangkaran yang harus segera diatur.
“Penangkaran sarang burung walet mestinya tidak boleh didirikan dalam wilayah pemukiman padat penduduk karena sepertinya mengganggu kenyamanan warga lain. Hal-hal seperti inilah yang harus dimasukkan perda agar menjadi acuan para pengusaha penangkaran sarang burung walet,” ucapnya.
“Tempat bangunan walet harus diatur melalui perda, sehingga tidak mengabaikan estitika bangunan dengan tata ruang yang ada. Belum lagi mengabaikan dampak lingkungan bagi warga sekitar yang tinggal di lokasi penangkaran walet,” tandasnya. (*)
Dewan Tertarik Susun Ranperda Sarang Walet
