MAMASA, BKM — Usai mengikuti tes tertulis dan dinyatakan lulus, selanjutnya calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) melakukan tes wawancara. Tes Wawancara ini masih merupakan syarat untuk menjadi penyelenggara pemilihan ditingkat kecamatan.
Ujian lisan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Senin dan Selasa (6-7/11). Teknisnya dibagi dalam dua tahapan serta diurut berdasarkan zona kecamatan.
Untuk tahap pertama, tes ini diikuti sedikitnya 90 calon PPK dari sembilan kecamatan.
Dihari kedua diikuti sebanyak 80 orang yang datang dari delapan kecamatan di wilayah satu dan dua yang meliputi Kecamatan Tandukkalua, Sumarorong, Messawa, Sesena Padang, Tawalin, Rambu Saratu, dan Mamasa, dengan jumlah keseluruhan 17 kecamtan yang ada di Kabupaten Mamasa.
Seleksi yang dilaksanakan di kantor KPU ini, dipimpin Ketua KPU Mamasa, Suriani T Dellumaja didampingi Divisi Keuangan, Umum dan Logistik, Joni Rambulangi, Divisi Teknis Pemilu, Sudarsono, Divisi SDM dan Parmas, Yusuf Mardianto, dan Divisi Hukum, Marthen Buntu Pasau.
Ketua KPU Mamasa, Suriani T Dellumaja, mengungkapkan, tes wawancara yang dilaksanakan pada saat ini merupakan hari kedua untuk calon PPK yang sebelumnya telah dinyatakan lolos tes tertulis.
Menurut Suryani, dari tiap kecamatan diwakili 10 orang yang dinyatakan lulus tes tertulis dan selanjutnya mengikuti tes wawancara tersebut. Dari jumlah itu, lima orang di antaranya yang akan dinyatakan lolos untuk mewakili kecamatan masing-masing.
”Untuk penilaian utama tentunya mengenai pengetahuan khususnya di seputaran Pilkada, kemudian dibutuhkan orang-orang yang lebih berpengalaman dan bisa bertanggung jawab dalam menyelesaikan sebuah masalah. Itu yang paling penting,” kata Suriani saat dikonfirmasi BKM di kantornya, Selasa (7/11).
Ditambahkan, dalam proses seleksi yang dilaksanakan itu, pihaknya akan memilih peserta mana yang paham dengan aturan aturan Pemilukada dan mana berpotensi menjadi penyelenggara Pemilu. (dar/mir/c)