MAKASSAR, BKM — Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono menaruh perhatian besar terhadap sejumlah kasus tahanan yang kabur dari sel. Karenanya, dia meminta anggota polri untuk benar-benar paham terhadap kemampuan dasar kesabharaan.
”Saya tekankan tentang atensi jaga tahanan, agar kasus tahanan lari tidak terjadi lagi. Begitu juga dengan pengawalan nasabah bank, mesti tertangani secara profesional,” kata Kapolda ketika berbicara pada Sosialisasi Peraturan Kabaharkam Polri No 1 Tahun 2017 tentang Patroli, di Aula Paramaartha SPN Batua, Rabu (8/11).
Perwira tinggi nomor satu Polri Sulsel itu mengarahkan personel anggota sabhara untuk banyak belajar kesabharaan dari berbagai sumber.
”Saya ingin personel sabhara banyak belajar. Tak terkecuali dari sebuah film. Selain itu, juga perlu menumbuhkan kebanggaan sebagai polisi dan anggota sabhara agar dapat bertugas dengan baik. Apalagi saat ini polri sudah dibekali sarana prasanarana yang memadai dan tersebar hingga ke polsek,” terang Muktiono yang hadir bersama Wakapolda Brigjen Pol Guntur Laupe dan jajarannya.
Kapolda berharap, dengan sosialisasi ini para peserta dapat meminimalisir pelanggaran aparat. Karena tanggung jawab anggota polri sangat besar. Selain mengakkan hukum, juga melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat. ”Jangan sampai nama baik polri ternodai oleh kita,” katanya mengingatkan.
Baharkam Irjen Pol Umar Saptono dalam amanatnya yang dibacakan Kombes Pol Aneka Pristafuddin, mengatakan bahwa polri, khususnya Korps Sabhara harus melakukan patroli dengan cara mengikuti perkembangan situasi.
”Patroli yang dilakukan harus sesuai perkembangan situasi dan itu harus,” ujar Aneka Pristafuddin. Ia didampingi Kombes Pol Desmawan Putra, Kombes Pol Pratikno, dan Arif Budiman serta Robbey dari ICITAP. (ish/rus)
Kapolda Minta Pengawalan Tahanan Diperketat
