Site icon Berita Kota Makassar

BPBD Minta Waspadai Cuaca Ekstrim

SIDRAP, BKM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap sudah melakukan koordinasi dengan BPBD Sulsel untuk mengantisipasi datangnya musim hujan dan kondisi cuaca ekstrim yang mungkin terjadi desember mendatang.

Kepala BPBD Sidrap, Siara Barang kepada BKM Kamis (16/11) mengatakan, sudah melakukan rapat koordinasi dengan kabupaten/kota yang ada di Sulsel di BPBD provinsi dalam penanggulangan bencana.
“Rapat baru-baru ini membahas berbagai persiapan yang dibutuhkan untuk mengantisipasi cuaca ekstrim,” ujar Siara.
Ia mengatakan dari hasil rapat 24 kabupaten/kota di Sulsel hampir semuanya memiliki indeks resiko yang tinggi, khususnya untuk empat jenis bencana yaitu banjir, longsor, angin puting beliung, dan abrasi.
Untuk mengantisipasi dan menanggulangi bencana, lanjut Siara Barang, pihaknya telah menyiapkan berbagai unsur, termasuk relawan dan kekuatan eksternal yang dapat dikoordinasikan untuk menghadapi bencana dan membangun posko bencana di Kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sidrap.
“Di seluruh desa dan kelurahan yang ada kita siapkan satgas gabungan yang dibentuk untuk mengantisipasi jika bencana terjadi, termasuk tim dari Kampung Siaga Bencana (KSB) yang baru-baru dibentuk,” ucapnya.
Menurutnya, bulan ini masih masuk peralihan. Jadi masih transisi kadang ada hujan kadang pula terik matahari. Kalau daerah Utara sudah lebih dahulu.
Berdasarkan data BMKG Wilayah IV Makassar yang memperkirakan musim pancaroba sudah mulai awal bulan ini dimana musim penghujan akan berlangsung bulan Desember.
“Terkait antisipasi cuaca ekstrim, BMGK terus melakukan koordinasi dengan pihak BPBD. Jika sewaktu-waktu terjadi anomali cuaca di daerah. Puncak musim penghujan sendiri diperkirakan terjadi sekitar pergantian tahun sampai bulan Februari 2018,” tandas Siara. (ady/C)

Exit mobile version