Site icon Berita Kota Makassar

Demo Mahalnya Tarif Parkir Hotel Myko Berujung Ricuh

MAKASSAR, BKM — Mahalnya tarif parkir di Hotel Myko, Panakkukang mengundang aksi protes. Sekelompok massa dari Satuan Pemuda dan Mahasiswa (Sapma) PP Makassar turun menggeler demonstrasi di depan hotel, Kamis (16/11).
Aksi demo yang berlangsung siang hari ini diwarnai kericuhan antara massa pendemo dan petugas keamanan Hotel Myko. Hal itu bermula ketika pihak keamanan hotel memberikan penjelasan kepada massa, namun tak diterima oleh pendemo.
Petugas security yang melakukan penjagaan depan pintu masuk hotel pun terlibat baku pukul dengan pengunjuk rasa. Bentrokan ini mengundang petugas kepolisian untuk turun mengamankan dua kelompok yang berseteru.
Dalam orasinya, Ketua Sapma PP Kota Makassar Hasrul Kahar, menuntut penjelasan dari pihak manajemen hotel terkait mahalnya tarif jasa parkir di Hotel Myko yang disebut sebesar Rp25 ribu. Penetapan tarif tersebut sama sekali tidak berdasarkan regulasi yang ada, baik perda maupun pewali.
“Kami meminta agar tarif parkir di Hotel Myko diperjelas. Perlihatkan kepada kami aturannya sampai mahal begitu,” cetusnya.
Bukan hanya itu, manajemen hotel juga diminta untuk memperjelas batas area parkir antara Hotel Myko dan Mal Panakkukang. Dengan begitu bisa lebih tegas tempat atau area parkir masing-masingnya.
“Coba buka dan jelaskan di mana batasannya,” tambahnya.
Menyikapi aksi massa, perwakilan Hotel Myko, Naomi menerangkan bahwa parkiran di depan hotel hanya mampu memuat kurang lebih 20 mobil. Itupun hanya dijadikan menjadi tempat drop out atau menaikturunkan tamu. ”Kalau durasi waktunya hanya 30 menit, maka tarifnya gratis,” ujarnya.
Naomi beralasan, tarif yang diberlakukan pihak hotel mengikuti aturan yang diterapkan pihak mal. Alasannya, hotel bertindak sebagai penyewa lahan.
“Untuk parkiran hotel sebenarnya mengikuti parkiran mal. Jadi baiayanya sama seperti mal,” terangnya.

(arf)

Exit mobile version