Site icon Berita Kota Makassar

Diuji Kasus Novanto, NH Takkan Mundur

MAKASSAR, BKM — Bakal calon gubernur Sulsel HAM Nurdin Halid mengaku dirinya kini sedang diuji. Meski begitu, ia takkan mundur dari kontestasi menuju pemilihan gubernur (pilgub) Sulsel 2018 mendatang.
“Insya Allah, saya tetap maju di pilgub Sulsel,” ujar NH saat mappatabe dengan masyarakat Sinjai di kediaman Andi Abdullah Asapa di Sinjai Utara, Kamis (16/11).
Sebagaimana diketahui, saat ini Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) tengah diburu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi KTP elektronik. Sementara NH merupakan ketua harian di partai yang dipimpin Setnov.
NH menegaskan, proses hukum terhadap Setnov tidak akan mempengaruhi perjalanan dan kesiapannya untuk mendeklarasikan maju sebagai calon gubernur bersama Abd Aziz Qahhar Mudzakkar. Deklarasi akan berlangsung di Lapangan Karebosi Makassar, Jumat malam (17/11).
Menurut NH, dirinya telah berkomitmen tidak akan mundur pada pilgub dan meninggalkan masyarakat Sulsel. “Saat ini sebetulnya saya sedang dalam ujian. Karena situasi di Jakarta, yang mungkin semua sudah melihat tadi malam (Rabu malam). Sebagai ketua harian saya dituntut tanggung jawab yang sangat besar. Tetapi di sisi lain, ada juga tanggung jawab yang tidak kalah besarnya. Tidak kalah terhormatnya,” tuturnya.
Karena itu, pasangan Aziz ini menyatakan siap menjalankan seluruh tanggung jawab yang diembannya dengan sungguh-sungguh. “Dua-duanya harus bisa saya rakit untuk bisa secara penuh mengatasi dua persoalan yang berbeda. Di sinilah dibutuhkan kedewasaan, kematangan emosional, kebijakan dalam kearifan dalam menentukan keputusan,” tandasnya.
Rencananya, deklarasi pasangan HN-Aziz didahului dengan kirab. Baik NH maupun Aziz akan melewati beberapa daerah di Sulsel.
NH berangkat dari tanah kelahirannya di Kabupaten Bone. Sementara Aziz dari Lanipa, Kabupaten Luwu.
Pelepasan NH di Bone dilakukan dengan prosesi adat di Lapangan Merdeka, Watampone, Kamis (16/11). Pemuda adat, bissu kerajaan Bone terlibat dalam acara ini. Salah satu tokoh budaya Bone, Andi Promal Pawi menyerahkan lontara’ kepada NH sebelum memulai langkah kirabnya.
Salah satu keturunan Raja Bone H Andi Tenri Tappu juga membacakan pappaseng to riolo, sebagai petuah yang diharapkan menjadi pegangan NH menghadapi pilgub Sulsel. H Andi Tenri Tappu menjelaskan, rangkaian prosesi menuju deklarasi dilakukan untuk menghargai kearifan lokal masyarakat Bone.
“Prosesi adat Bone dilakukan, karena Pak NH sebagai putra daerah Bone. Beliau menghargai tradisi yang diwariskan dalam budaya Bone,” jelasnya.
Ia pun mengharapkan NH dapat terpilih pada pilgub Sulsel mendatang. “Insya Allah, NH bisa berikan perubahan Sulsel yang lebih baik,” harapnya.
Ketua DPD II Golkar Sinjai , Andi Iskandar Zulkarnain Latif mengemukakan, kehadiran NH mappatabe di Sinjai menjadi wujud melekatnya nilai kearifan lokal pada pribadinya. Sehingga, nilai budaya terus dipegang teguh hingga saat ini.
“Apa gunanya dia harus capek-capek keliling ke Sinjai dan daerah lain pamit untuk langsung pergi deklarasi. Tapi karena memang pribadinya yang selalu mappakalebbi orang. Kesediaan Pak NH merupakan bukti nyata bahwa dia tidak hanya sederhana, tapi juga santun dan selalu mappakalebbi orang,” jelasnya.
Di Kabupaten Bulukumba, NH disambut komunitas adat Kajang. Salah seorang tokoh adat Kajang kemudian menempatkan passapu, ikat kepala khas Bulukumba kepada Puto Manai, gelar NH yang diberikan oleh Ammatoa.
Usai penyematan passapu, NH kemudian disambut dengan Angngarru. Pertunjukan tersebut menyimbolkan kesetiaan, dukungan, dan motivasi masyarakat Bulukumba yang terwakilkan dengan ikrar dan janji untuk NH-Aziz bersama membangun kampung.
Ketua Golkar Bulukumba Andi Hamzah Pangki, mengharapkan kehadiran komunitas Kajang mampu memenangkan pasangan NH-Aziz pada pilgub mendatang. “Masyarakat Bulukumba tentu tahu dengan adat istiadat. Dengan kehadiran masyarakat adat Kajang, kita bersama mengharapkan doa restu untuk menjadikan NH sebagai gubernur,” tutur Andi Hamzah yang juga Ketua DPRD Bulukumba.

Aziz Sisir Wilayah Utara

Jika NH menyisir daerah Selatan Sulsel, maka Aziz melakukannya di wilayah Utara. Ia memulai perjalanan dari Kabupaten Luwu.
Di kampung halamannya, Aziz dilepas dengan tarian Panggaru di Batulappa. Ribuan kader Golkar Luwu menghadiri acara Mapasabi Aziz di posko Pemenangan Rumah KiTa Patahuddin kompleks Jalur dua Belopa, Kamis (16/11).
Kedatangan Aziz disambut Ketua DPD II Golkar Luwu Patahuddin, serta petinggi Golkar Luwu lainnya. Dantaranya Andi Muharir, Azhar Mustamin Toputiri, Sul Arrahman Kurnia dan ratusan kader AMPG Luwu.
Di hadapan Aziz, Patahuddin yang juga bakal calon bupati Luwu ini mengemukakan tentang warga Luwu yang sangat menghargai etika, “Acara ini adalah bagian dari konsolidasi, sekaligus mapasabi bagi Pak Aziz yang akan maju di pilgub Sulsel mendatang. Siri’na Aziz siri’na to Luwu,” kata Patahuddin.
Aziz dalam kesempatan itu menyebut bila dirinya datang untuk masabi dan konsolidasi. “Saya star di Lanipa, NH di Bone. Dan saya datang konsolidasi sekaligus mapasabi. Insya Allah saya akan bekerja keras dan berjuang demi kemenangan NH-Aziz. Sebagai putra Luwu, Insya Allah kelak jika terpilih saya akan menjujung tinggi amanah orang Luwu. Siri’na tau Luwu siri’ku juga,” ucap Aziz.
Usai mapasabi, Aziz dan ribuan kader Golkar melanjutkan perjalanan menuju Makassar dengan singgah di Parepare, Barru, Pangkep dan Maros. (wan/rus/c)

Exit mobile version