Site icon Berita Kota Makassar

AFP Berbagi Kreasi Menu Terbaru Gunakan Produk Anchor

MAKASSAR, BKM — Makassar kini telah berkembang menjadi pusat kuliner di Indonesia. Para pelaku kuliner di daerah ini pun telah menghasilkan beragam makanan tradisional yang inovatif, bernutrisi, dan berkualitas tinggi. Sehingga menjadikan Makassar sebagai salah satu kota terkemuka untuk industri makanan dan minuman.
”Makassar kini telah dikenal sebagai surga kuliner Indonesia dengan hidangan khas tradisionalnya. Makassar telah menjadi pusat kuliner baru di Indonesia, sangat adaptif dengan tren kuliner dan mampu berkreasi sesuai dengan selera konsumen. Hal ini sangat menjanjikan untuk produk olahan susu, yang menjadi bagian dari pola makan masyarakat Indonesia. Sajian khas lokal juga menjadi daya tarik food enthusiast hingga selebriti untuk membuka bisnis kuliner di daerah ini,” ujar Sigit Wijanarko, Foodservice Director, Fonterra Brands Indonesia, di sela acara workshop Anchor Food Professionals (AFP) Grand Demo yang berlangsung di Hotel Grand Clarion Makassar, Kamis (16/11).
Ratusan pelaku dari berbagai komunitas kuliner di daerah tampak begitu antusias mengikuti workshop. Dalam grand demo ini melibatkan chef terkemuka Indonesia, bu Achen (Ny Liem) dan in-house Advisory Chef Anchor Food Professionals. Dalam workshop ini, para chef berbagi kreasi menu terbaru dengan menggunakan produk-produk Anchor. Chef Petrus Nugraha menyajikan Creamy Pasta Aglio dan Bread Lasagna Tuna Rica, sedangkan Chef Yus Adriana, Advisory Chef Pastry & Bakery Anchor Food Professionals, menunjukkan keahliannya dengan Crunchy Pineapple Cake, Butterstick, Passion Mousse, dan Kenari Tuille. Chef tamu Ny Liem beraksi dengan Cheese and Butter Cake, Cupcake Cream Cheese, Lapis Legit Keju Slice Anchor, Kastangels Telur Asin, dan Roti Goreng Paha Ayam Keju Anchor.
”Fonterra Brands Indonesia melihat potensi besar dalam bisnis foodservice Indonesia, terutama pelaku usaha kecil menengah di Makassar untuk berinovasi, beradaptasi dan mampu menghadapi tantangan pasar. Kami berkomitmen dalam mendukung industri ini dengan memberikan wawasan serta inovasi dan riset berkelas dunia. Karena inilah kami mengadakan grand demo untuk meraih peluang di Makassar dan berbagi pengalaman terbaik dan resep terkini dengan para profesional industri makanan dan minuman,” ujar Sigit.
Andriani Ganeswari, Corporate Communications Manager, PT Fonterra Brands Indonesia, mengatakan, sebagai perusahaan produk nutrisi susu dan turunannya yang berasal dari Selandia Baru, Fonterra Brands Indonesia telah mensuplai kebutuhan nutrisi susu terbaik untuk keluarga Indonesia selama lebih dari 30 tahun melalui brand Anlene, Anmum, Anchor Boneeto, dan Anchor. Fonterra Brands Indonesia berkomitmen memberikan kualitas tinggi bagi setiap produknya melalui prinsip Trusted Goodness?, dimana kami menjamin proses rantai pasokan mulai dari ‘rumput hingga ke gelas’ berstandar kelas dunia.
”Komitmen tersebut yang memacu kami untuk terus mendorong potensi industri makanan dan minuman Indonesia serta menginspirasi keluarga Indonesia hidup maksimal dengan nutrisi susu yang terpercaya demi Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan bahagia,” ujar Andriani.
Ny Liem, chef profesional, mengatakan, pihaknya sangat bangga dapat bergabung dalam Anchor Food Professionals Grand Demo di Makassar. Ini merupakan kesempatan baginya untuk dapat berbagi tips dan resep dengan para food professionals. Ia yakin, para food professionals Makassar akan terus mengikuti tren kuliner baru untuk memperkuat posisi Makassar sebagai pusat kuliner di Indonesia Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya.
”Dengan tren ini, Anchor Food Professionals berharap dapat menyediakan informasi dan data sesuai tujuan serta memberikan solusi bagi foodservice professionals dalam mengadaptasi tren terbaru dan resep untuk meningkatkan performa bisnis mereka. Dengan semakin kompetitifnya bisnis kuliner, para pemain industri makanan dan minuman tertantang untuk lebih kreatif lagi dalam menciptakan resep dan bahan-bahan yang diperlukan demi memenuhi selera konsumen yang cepat berubah serta bertahan dalam kompetisi kuliner,” tambah Sigit. (mir)

Exit mobile version