MAKASSAR, BKM — Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) kembali merotasi perwira tinggi dan menengah. Sebanyak 12 orang perwira mengalami pergeseran. Salah satunya Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2750/XI/2017 tertanggal 16 November 2017, Irjen Pol Muktiono mendapat jabatan baru sebagai Koordiantor Staf Ahli (Koorsahli) Kapolri. Posisi yang ditinggalkannya diisi Irjen Pol Umar Septono. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kakorsabhara Baharkam Polri.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, mengkonfirmasi pergantian itu ketika dihubungi, kemarin. ”Iya, betul. Ada 12 perwira tinggi dan menengah yang bergeser. Salah satunya Pak Kapolda yang mendapat jabatan baru sebagai Koorsahli Kapolri. Penggantinya Irjen Pol Umar Septono,” ujar Dicky.
Umar Septono merupakan lulusan Akpol 1985. Sebelumnya, pada medio Juni 2015 hingga Februari 2017 ia menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ketika menjadi Kapolda NTB, perwira kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah, 13 September 1962 ini mencetuskan Gerakan Empati Seribu Rupiah. Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Setiap apel pagi digelar, personel kepolisian mulai dari polsek hingga polda memberikan bantuan sembako dan nasi bungkus kepada masyarakat miskin.
Ia berpengalaman dalam bidang lalulintas. Memulai karir dengan menjabat Pamapta Polres Cirebon pada tahun 1985. Setelah beberapa kali mengisi posisi kapolsek dan wakapolres, ia diangkat sebagai Kapolrestabes Padang tahun 2005.
Setahun kemudian (2006), Umar diangkat sebagai Dirlantas Polda Sumbar. Ia kemudian ditarik ke Mabes Polri dengan jabatan Widyaiswara Muda Sespim Polri tahun 2007.
Beberapa tahun berikutnya, tepat tahun 2013 ia diangkat sebagai Karobinops Sops Polri, sebelum dilantik menjadi Kapolda NTB tahun 2015. Dua tahun kemudian, Umar ditarik kembali ke Mabes Polri dengan jabatan Kakorsabhara Baharkam Polri.
Di bagian lain penjelasannya, Kombes Dicky juga menyebut sejumlah perwira lain yang mengalami pergeseran. AKBP Dhafi yang selama ini menjabat Kapolres Luwu Utara, mendapat jabatan baru sebagai Kabagdal Progar Rorena. Ia digantikan oleh AKBP Boyke Frederik Salmon, yang sebelumnya menjabat di Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Said Anna Fauza dimutasi menjadi Wakapusdik Intel Lemdiklat Polri. Penggantinya adalah AKBP Aris Achtiar. Ia sebelumnya menjabat Kapolres Gowa.
Selanjutnya, Kapolres Gowa dipegang AKBP Sinto Silitonga dari Polda Jawa Timur (Jatim). Kapolres Pangkep AKBP Kurniawan menjabat Wadir Krimsus Polda Sulbar. Yang menggantikannya adalah AKBP Bambang Wijanarko dari Bareskrim.
Kapolres Maros AKBP Erik Fedinand digeser menjadi Wadirpamobvit Metro Jaya. Penggantinya adalah AKBP Yohanes Richard Andians, yang sebelumnya Kapolres Tator.
Posisi Kapolres Tator diisi AKBP Julianto Sirait dari Bareksrim. Kapolres Luwu AKBP Ahmad Yanuar Insan menjadi Wadirpamovit Polda Sulsel. Kapolres Luwu dipercayakan kepada AKBP Dwi Santoso. Dia sebelumnya menjaat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel. (ish/rus)
Umar Septono Kapolda, Kapolres Ikut Bergeser
