PARTAI Nasdem Sulsel mulai menyikapi kadernya yang secara terbuka melawan keputusan partai. Jelang deklarasi pasangan bakal calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto yang akan berpasangan dengan Indira Mulyasari Paramastuti yang diperkirakan pada Rabu (22/11) lusa.
Diketahui sebelumnya, Indira yang merupakan kader Partai Nasdem telah mendapati teguran keras karena telah menyalahi keputusan partai yang telah lebih dahulu merekomendasikan calon Wali Kota Makassar, Andi Rachmatika Dewi sebagai satu-satunya yang diusung pada Pilwali Makassar 2018 mendatang.
Indira kemudian memilih jalan sendiri dan memutuskan akan mendampingi petahana Danny meski harus menyalahi aturan partainya.
Seperti apa sikap partai jelang Danny-Indira menggelar deklarasi, juru Bicara Nasdem Sulsel, M Rajab mengatakan masih menunggu turunnya keputusan dari DPP. Rajab membenarkan bila pihak DPW Nasdem Sulsel sudah mendapat foto undangan deklarasi paket DiaMi (Danny-Indira). “Saat ini kami terus melakukan updating informasi terkait itu,” kata Rajab, Minggu (19/11).
Lebih lanjut, Rajab menjelaskan sebagai langkah awal, DPW Nasdem Sulsel akan menyerahkan ke DPD Kota Makassar untuk melakukan proses awal, mengumpulkan bukti-bukti kepastiannya, lalu melakukan rapat pengurus harian untuk menentukan nasib Indira selanjutnya. “Saya melihat ada beberapa poin antara Indira dan Nasdem yakni, Indira sebagai kader, Indira sebagai Ketua Garnita Nasdem Makassar, Indira sebagai Bendahara DPD Nasdem Makassar, Indira sebagai anggota DPRD Kota Makassar dan Indira sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Makassar.
Olehnya, kami menyarankan ke DPD Kota Makassar untuk melakukan rapat pada kesempatan pertama setelah Deklarasi DIAMi dilakukan,”pungkas legislator Nasdem Sulsel ini. (rif)
Nasdem Sulsel Mulai Sikapi Indira Yang Melawan
