Site icon Berita Kota Makassar

Angin Puting Beliung Hancurkan Tujuh Rumah

JENEPONTO, BKM — Masyarakat Kampung Alla-alla dan Kampung Pattiroang, Desa Boronglamu, Kecamatan Arungkeke dibuat panik. Angin puting beliung tiba-tiba datang mengamuk. Akibatnya, tujuh unit rumah milik warga hancur dan rata dengan tanah.
Demikian disampaikan Kepala Desa Boronglamu, Syaripuddin Karaeng Gau, saat ditemui di lokasi Kampung Pattiroang, Desa Boronglamu, Kecamatan Arungkeke, Minggu (19/11). Karaeng Gau mengatakan, pada hari Minggu siang sekitar pukul 14.00 Wita, angin puting beliung beliung disertai hujan deras meluluhlantakkan rumah warga.
Karaeng Gau mengungkapkan, dari tujuh rumah yang disapu puting beliung, rumah yang ditempati Kuri paling mengenaskan. Rumah tersebut terbalik. Atas seng serta dinding papan terbang dibawa angin serta kemana. Juga, tiang-tiang rumah pada patah.
Sementara di Kampung Alla-alla, Desa Borong Lamu, ada enam rumah yang atapnya hilang diterjang angin puting beliung. Di antaranya rumah milik Kamiseng, Suardi, Rewa, Herman Kammisi, Suardi, dan Gassing, semuanya meminta agar rumahnya direnovasi.
Kadis Perumahan Rakyat Jeneponto., Ashari MK Karaeng Buang, mengatakan, pihaknya sudah mendata rumah warga yang kena dampak angin puting beliung di Kampung Alla-alla dan Kampung Pattiroang, Desa Borong Lamu, Kecamatan Arungkeke, sudah dimasukkkan ke program bedah rumah di APBD Pokok TA 2018.
”Semoga bisa terealisasi guna meringankan beban masyarakat, jelas Karaeng Buang. (krkmir/b)

Exit mobile version