MAKASSAR, BKM–Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel mulai pasang badang untuk kadernya yang akan didorong maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) Wajo.
Wakil Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulsel, Irfan Ilyas menyampaikan situasi politik di Kabupaten Wajo, menghadapi Pilbup semakin berdinamika. Hal itu membuat PKB tak goyah dan konsisten berjuang agar Ketua Dewan Syuro PKB Sulsel, KH Anwar Sadat bisa maju dalam kontestasi lima tahunan tersebut. “PKB pasang badan, agar calon bupati Wajo dr Baso Rahmanuddin (DBR) tetap meminang Pak Kyai Anwar Sadat sebagai calon wakil bupati,” jelas Irfan seperti rilis yang dikirim keredaksi BKM, Selasa (21/11).
Baginya, KH Anwar Sadat sangat kompeten dan mumpuni untuk mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Wajo, sekaligus menantu Bupati Wajo 2008-2018 Andi Burhanuddin Unru tersebut di Pilbup 2018. Apalagi seluruh kader partai berlambang bola dunia kian bekerja maksimal memenangkan usungan PKB di kabupaten penghasil sarung sutera itu.
Ketua LPP PKB Sulsel, Irwan Hamid menyampaikan hal serupa, Ia berharap PilbupWajo, kader PKB yang potensial bisa dipinang, maju dan bersaing kuat dalam mencari pengganti pasangan bupati di kabupaten Wajo 2018 mendatang. “Pengalaman pak kyai sudah sangat cukup, dua kali menjadi anggota DPRD Sulsel, memiliki massa fanatik dan dekat kalangan bawah,” terang Irwan Hamid yang juga Anggota DPRD Sulsel itu.
Infrastruktur PKB kini tengah dimassifkan untuk bergerak militan sehingga elektabiltas dan survei Anwar Sadat dapat melambung signifikan. “Pak Kyai Anwar Sadat sangat cocok dengan Kabupaten Wajo yang dikenal dengan kota Santri, semoga paket DRB-AS menjadi pemenang di Pilkada Wajo. informasi dari LPP PKB Wajo kader bekerja dan militan mensosasilisikan Pak Kyai,” demikian Irwan Hamid yang kini sebagai ketua Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) Sulsel.
KH Anwar Sadat merupakan putera Ulama Kharismatik, (alm) AGH Abd Malik yang juga aktif di ormas As’adiyah, dan merupakan cucu dari Arung Belawa. Selain itu, Kyai Anwar juga memiliki ‘kedekatan khusus’ dengan Ketua PBNU 1999-2010, (alm) KH Hasyim Muzadi.
Saat ini Anggota DPRD Sulsel itu menempuh program Doktoral di UMI dan pernah menjadi lulusan terbaik di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir. (rif)