GOWA, BKM — Ratusan siswa SMA Muhammadiyah Sungguminasa mendeklarasikan melawan narkoba. Deklarasi bersama yang dihadiri para guru dan diwarnai ceramah agama ini berlangsung di aula SMA Muhammadiyah, Kamis (23/11).
Kepala SMA Muhammadiyah Sungguminasa, Jumiati, dalam kegiatan tersebut mengatakan, peran sekolah sebagai lembaga pendidikan tidak pernah bergeser untuk melahirkan generasi muda berkualitas. Sehingga sudah menjadi komitmen dari seluruh elemen bangsa untuk menempatkan sekolah sebagai wadah utama mencerdaskan kehidupan bangsa, demi tetap tegaknya kedaulatan NKRI.
”Untuk mewujudkan SDM berkualitas bukanlah hal mudah. Berbagai tantangan harus dihadapi. Sehingga sekolah tidak hanya dituntut melahirkan manusia yang cerdas tapi juga dituntut untuk melahirkan SDM berkarakter, memiliki integritas dan akhlak yang mulia. Sadar akan tantangan itu, kami keluarga besar SMA Muhammadiyah menyadari sepenuhnya bahwa salah satu kendala terbesar yang dihadapi dunia pendidikan saat ini adalah merajalelanya narkoba. Narkoba ini menyerang segala level umur dan umumnya adalah peserta didik,” jelas Jumiati.
Penyuluhan dan sosialisasi yang ditandai deklarasi bersama melawan narkoba ini digelar selama lima hari ke depan. Pihak sekolah menghadirkan pembicara masing-masing dari unsur kepolisian, BNN dan dari dinas kesehatan, kaum ulama dan unsur pemerintah serta tokoh masyarakat.
”Kegiatan bertagline Sekolah Melawan Narkoba ini merupakan rangkaian dari program pembinaan khusus yang kami kembangkan. Artinya seluruh elemen di SMA Muhammadiyah ini baik guru, wali kelas, guru BK, wakasek, kepala sekolah, tata usaha dan peserta didik menyatakan komitmennya melawan narkoba. Acara ini juga sebagai rasa syukur kami atas milad Muhammadiyah ke 105 untuk penanggalan Miladiyah atau 108 untuk penanggalan Hijriah dan hari jadi Gowa ke 697,” tambahnya.
Sementara itu Muh Ardan Ilyas, praktisi pendidikan dan pemerhati kepemudaan dan sosial mengapresiasi kegiatan ini. Dikatakan, untuk mewujudkan generasi muda berkualitas ada lima hal penting yang harus dijalani peserta didik. Yakni selektif memilih teman bergaul, menghindarkan diri dari segala bentuk kemaksiatan termasuk narkoba dan bertaubat dengan memperbanyak istigfar, memiliki skill (keterampilan), memiliki ilmu pengetahuan serta berakhlakul karimah. (sar/mir/c)
Siswa SMA Muhammadiyah Deklarasikan Sekolah Lawan Narkoba
