PASANGKAYU, BKM — Miris, digaji hanya Rp150 ribu per bulan, puluhan guru honorer di Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), langsung melakukan demo seusai upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di depan kantor bupati.
Dengan menggunakan pengeras suara, puluhan guru honorer bergantian berorasi meminta Bupati Matra, Agus Ambo Djiwa segera menerbitkan SK Pengangkatan Guru Honorer Kabupaten. Puluhan guru ini juga mengaku digaji hanya Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per jam. Dengan nilai gaji seperti ini, maka setiap bulannya mereka hanya mendapatkan Rp150 ribu.
Para guru honorer ini juga mengaku dibayarkan tiga bulan satu kali setelah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dicairkan. Namun hingga hampir satu jam berorasi secara bergantian, tak satu pun pejabat yang menemui para pendemo.
Hajar H, perwakilan guru honorer mengatakan, demo guru ini menuntut Pemkab Matra segera menerbitkan SK kabupaten seperti yang telah dijanjikan bupati, dan segera menetapkan upah sesuai UMR kabupaten terhadap seribu lebih guru honorer di Kabupaten Matra.
Sementara Bupati Mamuju Utara, Agus Ambo Djiwa mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk pusat soal penerbitan SK kabupaten bagi guru honorer. Namun itu masih melalui proses verifikasi, karena masih banyak yang tidak memenuhi standar verifikasi guru.
Hingga saat ini, kurang lebih seribu tenaga guru honorer di Kabupaten Mamuju Utara, belum mendapatkan SK pengangkatan dari Pemerintah Kabupaten Mamuju Utara. (ala/mir/c)
Digaji Rp150.000 per Bulan, Puluhan Guru Honor Demo
