MAMUJU, BKM — Salah satu perusahaan Jepang yang bergerak dalam bidang Crude Palm Oil (CPO), melirik pengelolaan minyak sawit di Provinsi Sulbar. Bahkan, berencana melakukan kerjasama dengan Pemprov Sulbar untuk pengembangan pengelolaan minyak sawit.
Hal itu dikemukakan Zuzuki Ichido Nobukatzu sebagai Kepala Direktur Utama Perusahaan CPO Jepang saat melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, di ruang kerjanya, Jumat (24/11).
Zuzuki Ichido Nobukatzu didampingi penerjemahnya mengatakan, kunjungan kerja bersama timnya itu bertujuan membangun kerjasama dengan Pemprov Sulbar. Sekaligus permohonan izin meninjau lokasi perkebunan sawit, perusahaan kelapa sawit dan pelabuhan bongkar muat yang ada di Belang-belang. Itu adalah langkah awal perusahaan dalam menyusun rencana pembangunan perwakilan perusahaan CPO Tokyo/Jepang di Sulbar.
”Ini juga dalam rangka memenuhi salah satu kebutuhan listrik di Jepang. Dimana, limbah kelapa sawit juga bisa dimanfaatkan sebagai pengganti batubara,” kata Zuzuki.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar (ABM) sangat mengapresiasi kunjungan innvestor Jepang tersebut. Dimana, melalui kerjasama itu dapat menguntungkan kedua belah pihak. Juga, mampu menyejahterakan taraf hidup masyarakat petani sawit ke depan.
ABM berharap, melalui kerjasama tersebut dapat memberikan nilai tambah dan pendapatan daerah. ”Pemprov Sulbar sangat mendukung hal tersebut. Silakan berjalan sesuai aturan. Pemerintah akan membantu. Anggap Sulbar sebagai negara kedua anda yang harus dikembangkan,” ucapnya kepada Zuzuki bersama tim.
Kepala Bidang Produksi Perkebunan Dinas Pertanian Sulbar, Abdul Waris Mustari, mengatakan, pertemuan tersebut membahas kerjasama pengelolaan sawit Sulbar. Sulbar mempunyai tujuh pabrik kelapa sawit.
”Kita sangat berharap, pihak CPO Tokyo tersebut dapat tertarik dengan kelapa sawit Sulbar yang menempati urutan kedua terbesar di Kawasan Timur Indonesia( KTI),” sambung Abdul Waris.
Peluang kerjasama tersebut sangat besar. Apalagi Sulbar sudah memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dengan kerjasama tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani sawit. (ala/mir/c)
Jepang Berniat Kembangkan Usaha Minyak Sawit di Sulbar
