Site icon Berita Kota Makassar

BKMM Operasi 5.000 Katarak dan Non Katarak

MAKASSAR, BKM–Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM), Jalan Kusuma Raya Makassar hingga September 2017 telah mengoperasi katarak sebanyak 5.005 pasien, dan sebanyak 890 operasi diluar katarak (Trabek, Petrigium dan operasi kecil).
Sementara operasi katarak tahun 2016 sebanyak 5.585 dan jumlah operasi diluar katarak (Trabek, Petrigium dan operasi kecil) sebanyak 649.
Kepala BKMM, Dr dr H Noor Syamsu, Sp M (K).M.kes di ruang kerjanya, Senin (27/11), mengatakan, operasi katarak adalah sistem laser membersihkan ketoran atau selaput mata yang menutupi bola mata. Selain katarak, biasanya ada gangguan refraksi yang membutuhkan kacamata.
Didampingi KTU Andi Fatmawati, Skm.Mkes dan Kasubag Tata Usaha, Sahadia, Skm.Mkes, Noor Syamsu menambahkan, sejak BKMM dibentuk 1991 sesuai keputusan Menkes RI No.350 wilayah kerja mencakup 13 provinsi di Indonesia Timur. Selama 26 tahun saat ini, perkembangan yang dicapai amat signifikan. Selain peserta meningkat dari tahun ke tahun berikutnya, juga kompetensi tenaga dokter terus dikembangkan sesuai tuntutan kebutuhan.
Sebagai bentuk kesiapan menjadi RSK (Rumah Sakit Khusus) Mata, BKMM telah menyiapkan sarana prasarana berupa ruang rawat inap dan kesediaan tempat tidur sebanyak 30 tempat tidur yang terklasifikasi pada kelas 1 dan bangsal. Tenaga ahli yang disiapkan untuk manajemen baru ini, dokter spesialis mata 12 orang, dengan rincian sub spesialis 6 orang, 2 dokter umum untuk pelayanan UGD dan 29 tenaga paramedic, jelas Noor Syamsu.
Noor Syamsu dan Fatmawati menunjuk contoh aktifitas BKMM yang saling berinterkoneksi berbasis pada pengunjung. Misalnya, peserta BPJS tahun 2016 sebanyak 49.269 kunjungan, sedangkan pada 2017 jumlah kunjungan sampai September sebanyak 43.482. Dalam hal ini pasien ASKES sudah termasuk dalam kepesertaan BPJS. Serupa itu kunjungan pasien umum tahun 2016 sebanyak 4.588, sedangkan tahun 2017 sampai September peserta umum sebanyak 3.532 kunjungan.

Fatmawati membenarkan, kerja profesionalisme sebanyak 12 dokter spesialis, 29 tenaga perawat secara umum membuahkan hasil yang gemilang. Mereka yang sudah melalui operasi katarak rata-rata fungsi penglihatannya kembali standar. Namun diakui ada pula yang muncul kembali berupa katarak sekunder setelah operasi.
(zai)

Exit mobile version