MAMUJU, BKM — Peringatan hari guru menjadi titik evaluasi yang strategis bagi pengambilan kebijakan. Saat ini, masih banyak persoalan guru belum sepenuhnya teratasi. Oleh sebab itu, kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru lebih kompeten, profesional, terlindungi dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia dan bermartabat.
Hal tersebut disampaikan Wagub Sulbar, Enny Anggraeny Anwar saat menyampaikan sambutan seragam Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada puncak peringatan Hari Guru Lingkup Provinsi Sulbar yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Senin (27/11).
Masih kata Enny, pemberian tunjangan profesi guru yang telah tersertifikasi, serta tunjangan khusus bagi guru yang mengabdi di daerah khusus, akan terus menjadi perhatian. Demikian pula guru-guru yang memiliki keahlian ganda untuk memenuhi kebutuhan pendidikan kejuruan, akan terus ditingkatkan bersamaan dengan program-program guru garis depan, untuk mencapai pendidikan yang berkualitas.
”Perlu kita sadari bersama, secara konstitusional mendidik adalah tanggung jawab negara, tetapi secara moral merupakan tanggung jawab kita bersama. Upaya pemerintah pusat tentu memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, sangat pantas kita berikan apresiasi setinggi-tingginya, kepada semua pihak yang telah ikut membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru,” kata Enny.
Mantan anggota DPR RI tersebut menyampaikan, perhatian pemerintah daerah yang memberi tunjangan tambahan, dan membuat terobosan kebijakan yang inovatif kepada para guru, tentu sangat dihargai.
”Kita tahu bahwa problema guru disetiap daerah berbeda-beda, melalui kebijakan pemerintah daerah, Alhamdulillah banyak hal yang bisa diatasi,” sambung mantan Ketua PKK Sulbar.
Terkait nasib guru honorer di lingkup Pemprov Sulbar yang belum ada kejelasan dari pemerintah, Enny mengatakan, pemerintah akan tetap memberikan perhatiannya, namun tetap melalui proses dan aturan yang ada.
”Kita harus berniat menyelesaikan guru honorer namun secara pelan-pelan dan bertahap, tapi tetap ada proses yang harus dilalui,” tuturnya. (ala/mir/c)
Wagub Akui Masih Banyak Persoalan Guru Belum Teratasi
