Site icon Berita Kota Makassar

DIAmi Siapkan 45 Orang Kawal Verifikasi KTP di KPU

MAKASSAR, BKM — Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti resmi mendaftar di KPU, Rabu (29/11). Duet dengan akronim DIAmi ini memilih jalur perseorangan. Sebanyak 104.000 bukti dukungan berupa foto copi KTP disetor.
Pendaftaran yang dilakukan DIAmi berlangsung di Hotel Maxone, Jalan Taman Makam Pahlawan, yang menjadi tempat KPU Makassar menerima pendaftar jalur perseorangan. Ratusan pendukung dan relawan mengawal pasangan ini masuk ke hotel menyerahkan berkas yang menjadi persyaratan maju di pilwali 2018.
Sang calon petahana Moh Ramdhan Pomanto menyebut, rekomendasi partai yang sekarang sudah dipegang adalah PPP dan Demokrat. Sementara dukungan lain yang akan menyusul, yakni dari PDIP dan Gerindra, meski dirinya melalui jalur independen.
“Nanti semua akan menyerahkan rekomendasinya. Mereka memahami kenapa saya memilih jalur independen. Alasannya karena rawan begal,” kata Danny, kemarin.
Adapun surat dukungan yang diserahkan langsung ke KPU Makassar sebanyak 104.000 KTP, dari total yang terkumpul sebanyak 400.000 KTP. Dia meyakini KPU berdiri di posisi yang netral dalam proses verifikasi.
“Kita sudah siapkan tim sebanyak 45 orang untuk mengawal jalannya verifikasi KTP selama tiga hari secara bergantian. Kami juga punya 100 orang lagi di ring luar,” akunya
Anggota KPU Kota Makassar Divisi Teknis Abdullah Manshur, menjelaskan proses penghitungan jumlah dukungan akan berakhir 1 Desember. Setelah itu, pihaknya melanjutkan dengan membuat berita acara, surat tanda terima, dan surat keputusan. Kemudian dilakukan proses verifikasi administrasi yang berlangsung sampai 8 Desember.
“Yang disetor pasangan bakal calon, yaitu surat pernyataan dukungan dan rekapitulasi dari surat dukungan yang disetor. Untuk pendaftaran resmi mulai dibuka dari 8-10 Januari 2018. Paslon yang memenuhi syarat dukungan sebanyak 65.354 sudah dapat mengikuti pendaftaran,” jelas Abdullah Manshur.
Dia menambahkan, KPU Makassar telah mendapatkan jaminan keamanan dari kepolisian. Termasuk dari tim pasangan masing-masing calon untuk mendampingi tim dari KPU Makassar melakukan verifikasi sampai batas akhir penghitungan.
“Setelah tiga proses verifikasi dilalui, dan pada saat pendaftaran ulang jumlah dukungannya ternyata kurang, maka akan dilakukan perbaikan dukungan,” tandasnya.
Ketika datang mendaftarkan diri, pasangan DIAmi disertai sejumlah elit partai. Dari DPC Demokrat Makassar ada Adi Rasyid Ali selaku ketua, bersama Abdi Asmara dan Fatmawati Wahyuddin. Ketua PAN Makassar Hamzah Hamid, dan Ketua Partai Berkarya Makassar Yusuf Gunco.
Ada pula Ketua Partai Perindo Makassar Ruslan Mahmud. Ketua DPC Partai PDIP Bahar Mahmud, Ketua Partai Gerindra Sulsel Idris Manggabarani, serta pengurus Partai Idaman.
Ketua PDIP Makassar Bahar Mahmud mengatakan, meskipun partainya belum menyerahkan rekomendasi resmi, pihaknya akan tetap mendukung Danny-Indira mendaftar melalui jalur perseorangan. Menurutnya, hal yang sama juga pernah terjadi saat pilkada Gowa tahun lalu.
“DPP memang belum mengeluarkan surat keputusan resmi. Tapi insya Allah kita tetap dukung. Siapa yang bilang rekomendasi kita nanti tidak berguna lagi. Itu juga terjadi di Gowa waktu Pak Adnan,” ujar Bahar di Hotel Maxone.
Sebelum ke hotel, rombongan DIAmi terlebih dahulu ke Lapangan Karebosi. Pasangan ini menerima surat dukungan dari PPP. Penyerahannya dilakukan langsung oleh Ketua PPP Sulsel Muh Aras.
Ketua DPC Demokrat Sulsel Adi Rasyid Ali menegaskan, saat ini pihaknya allout mendukung pasangan DIAmi. Apalagi sejumlah partai sudah bergabung. Termasuk kader Nasdem. (arf-ita/rus)

Exit mobile version