MAKASSAR, BKM–Bakal calon gubernur Ichsan Yasin Limpo (IYL) tengah mempersiapkan ujian hasil penelitian disertasi doktornya. Meski demikian, mantan Bupati Gowa dua periode ini masih menyempatkan waktu menghadiri promosi doktor kerabatnya.
Bertempat di Auditorium Amiruddin Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Senin (4/12), IYL yang datang bersama beberapa teman kuliahnya di program doktoral pasca sarjana Unhas, duduk di deretan kursi bagian depan.
Selama promosi doktor berlangsung, IYL yang dikenal sebagai pelopor pertama pendidikan gratis di Indonesia ini, nampak serius memperhatikan dan mendengar kerabatnya Dr dr H Bachtiar Baso, S.Ked, M.Kes dalam mempertahankan disertasinya di depan para guru besar Unhas.
Pandangan salah satu alumni terbaik Lemhanas ini selalu terarah ke Dr Bachtiar yang berdiri di podium selama beberapa menit membacakan dan mempertahankan fokus disertasinya yang sudah melalui proses penelitian. “Memang saya niatkan untuk hadir di promosi doktor Pak Dokter, sekaligus menyampaikan selamat secara langsung,”kata IYL usai menghadiri promosi doktor pada rilis yang dikirim keredaksi.
Usai menghadiri promosi doktor kerabatnya itu, IYL lalu pamit untuk kembali mempersiapkan rencana ujian hasil penelitiannya.
Sesuai rencana, IYL akan mengajukan ujian hasil penelitian bulan ini. Setelah itu, ujian pra promosi, sebelum promosi doktor yang ditargetkan bisa dijalankan paling lambat awal tahun depan, atau paling cepat akhir tahun ini.
Sementara itu, Bakal calon wakil gubernur dalam kapasitasnya selaku Bupati Luwu Andi Mudzakkar meresmikan jembatan sepanjang 70 meter di Desa Paccerakang, Kecamatan Ponrang Selatan Luwu, Senin kemarin. Warga terharu setelah Cakka-panggilan akrab Bupati Luwu ini meresmikan jembatan.
Peresmian ditandai dengan pelepasan balon ke udara. Ratusan siswa SMP dan SD menyambut Cakka dengan melambaikan bendera merah putih.
Jembatan tersebut menghubungkan antara Desa Paccerakang Kecamatan Ponrang Selatan dengan Desa Kamburi, Kecamatan Bupon. Selama ini, warga hanya menggunakan jembatan gantung yang tak bisa dilalui kendaraan. Penyelesain jembatan ini sempat terkatung-katung. Sejumlah pihak sudah pesimis akan penyelesaian. Beberapa kali jembatan ini ambruk karena faktor alam.
Namun, Cakka menginstruksikan kepada dinas terkait untuk berupaya menyelesaikan. ” Ini untuk kepentingan masyarakat,” kata Cakka.
Kepala Desa Paccerakang, Galaluddin Banneringgi, mengungkapkan sejak tahun 1971 masyarakat sudah memimpikan adanya jembatan di desanya. Selama ini, mereka hanya melewati jembatan gantung ke desa tetangga. ” Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Luwu. Kami sangat bahagia,” katanya.
Di Luwu Tumur, Tim Rumah Kita saat ini menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) diaula Hotel Sikumbang, kecamatan Tomoni, Senin (4/12).
Rakor dihadiri tim Rumah Kita Punggawa-Macakka Kabupaten, Kecamatan hingga desa untuk penguatan tim pemenangan, Ichsan Yasil Limpo-Andi Muzakkar (IYL-Cakka).
Koordinator Rumah Kita, Wahyu Kasim mengatakan, koordinasi dilakukan dalam rangka penguatan tim.
Tim Rumah Kita, kata Wahyu, terdiri dari tim Kabupaten, kecamatan dan desa. “Koordinasi ini kita lakukan untuk penguatan tim Rumah Kita di Luwu Timur untuk memenangkan Punggawa – Macakka,” ungkapnya. (wan-alp/rif/d)
IYL Hadir Promosi Doktor Kerabatnya di Unhas
