Site icon Berita Kota Makassar

Penyandang Disabilitas Mendaki Gunung Sesean

MAKALE, BKM — Penyandang disabilitas memiliki banyak kekurangan dibanding manusia normal, namun didasari semangat yang tinggi, kekurangan bukan menjadi penghalang mendaki Gunung Sesean Toraja Utara.
Gunung Sesean dengan ketinggian 2.100 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL),10 penyandang status disabilitas atau difabel buta, daksa kinetik, grahita, melakukan pendakian didampingi 70 instruktur dari tiga daerah Makassar, Enrekang, dan Toraja Utara.
Ketua panitia Nur Hidayat kepada BKM Senin (4/12) mengatakan pendakian 10 penyandang disabilitas di inisiasi Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) dengan tagling Difabel Menembus Batas Part II.
Dikatakan Yayat sapaan akrab Nur Hidayat, pendakian penyandang disabilitas bentuk sosialisasi orang cacat juga punya semangat luar biasa.
Sebelumnya kepada 10 pendaki telah dibekali streching atau latihan fisik di Makassar dan Enrekang.
Mendaki penyandang disabilitas juga merupakan pendampingan di lingkungan baru, terkhusus orientasi mobilitas difabel netra.
Selama dalam perjalanan mereka sangat menikmati perjalanan hingga puncak, meski kondisi vegetasi alam terbuka iklim dan cuacanya terbilang dingin.
Agussalim disabilitas dari Enrekang sehari-hari petani mengaku merasakan sensasi berbeda dengan rutinitas kebiasaannya.
Menurutnya melalui pendakian ini kita ingin perlihatkan bahwa difabel juga bisa melakukan seperti manusia normal.
”Kami selalu dipandang sebelah mata, dan ini kami buktikan kami juga bisa, bahkan sebelumnya pendakian serupa juga kami lakukan di gunung Latimojong,” imbuh Agussalim. (gus/C).

Exit mobile version