MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo melantik Wakil Bupati Takalar, Natsir Ibrahim yang akrab disapa Haji Nojeng sebagai Pelaksana tugas (Plt) Bupati Takalar di ruang rapat pimpinan kantor gubernur, Jumat (8/12).
Dalam kesempatan tersebut, Syahrul secara khusus meminta kepada Nojeng agar segera menyiapkan peralihan kepemimpinan dari dirinya ke bupati dan wakil bupati terpilih, Syamsari Kitta-Achmad Dg Se’re.
”Pelaksana tugas bupati harus menyiapkan peralihan dari pejabat lama ke baru. Harus berjalan lebih meriah dan baik,” katanya.
Selain itu, dirinya berharap Nojeng bisa menyelesaikan seluruh program pemerintahan yang ada. Mulai dari RPJMD hingga APBD tahun 2017. Termasuk laporan pertanggungjawabannya.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai Plt, Nojeng diminta terus berkoordinasi dengan Pemprov Sulsel. ”Segala keputusan dan kebijakan penting harus berkoordinasi dengan gubernur atau pak Sekda,” sebutnya.
Kepala Biro Pemerintahan Setda Sulsel, Hasan Basri Ambarala, menambahkan, keputusan penugasan Natsir Ibrahim sebagai Plt bupati dikeluarkan gubernur melalui SK nomor Surat Keputusan Gubernur 3035/XII/2017 tanggal 4 Desember.
”Beliau resmi menjabat hari ini (kemarin) sampai 21 Desember dimana menjadi batas periode kepemimpinan pak Bur (Burhanuddin Baharuddin) dan Natsir Ibrahim. Jadi tersisa sekitar 12 hari,” tambahnya.
Terkait proses pelantikan Syamsari Kitta-Achmad Dg Se’re, Hasan menyebutkan, hari ini akan segera ke Jakarta untuk menjemput SK dari Kemendagri. Setelah itu akan dilakukan persiapan pelantikan di ibukota provinsi.
Sementara itu, Plt Bupati Takalar, Natsir Ibrahim mengaku siap menyelesaikan beberapa tugas penting sebelum masa jabatannya berakhir. Termasuk melakukan persiapan peralihan kepemimpinan di Takalar.
”Masih ada beberapa proyek jalan yang harus diselesaikan. Termasuk perbaikan di belakang kantor bupati. Sisanya nanti dikomunikasikan dengan pak Sekda,” pungkasnya. (rhm/mir)