MAKASSAR, BKM — Isyarat baru kini diberikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Menuju kontestasi pemilihan wali kota (pilwali) Makassar 2018, arah dukungan mereka tampaknya bakal beralih.
Sebelumnya, partai kepala banteng moncong putih ini mengarahkan dukungannya ke pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota, Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti. Tapi kini, pelabuhan partai akan bergeser.
Partai besutan Megawati Soekarnoputri memberi sinyal
akan mengalihkan dukungan ke pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu). Bakal calon wali kota dan wawali ini sejak awal sudah mendapat dukungan dari Partai Golkar, Nasdem, Hanura serta PBB.
Bukti konkrit dari indikasi perubahan dukungan itu, terlihat setelah Appi hadir dalam Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) PDIP di Grand Clarion Hotel Makassar, Minggu (10/12). Kegiatan ini dihadiri langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Megawati Soekarnoputri.
Sementara Danny yang juga wali kota Makassar tidak terlihat hadir. Padahal, seperti diketahui, ia telah mengantongi surat tugas dari PDIP. Danny bertemu dengan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) pada sebuah rumah makan di Makassar.
Meski demikian, Appi tidak begitu mulus untuk memasuki arena Rakerdasus PDIP Sulsel. Ia sempat mendapat penolakan dari Satuan Tugas (Satgas) PDIP yang mengawal jalannya acara.
Ketika panitia mendampingi Appi untuk masuk arena rakerdasus, satgas bersikeras menolak. Appi kemudian mengalah. Dia kembali ke executive lounge bersama para pendukungnya menemui HM Aksa Mahmud.
Berselang beberapa menit kemudian, panitia datang menemui Appi. CEO PSM ini akhirnya dipanggil untuk masuk ke dalam acara rakerdasus yang dihadiri Ketua DPD PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri, serta sejumlah pengurus DPP PDIP.
Rakerdasus ini juga dihadiri bakal calon gubernur Nurdin Abdullah dan wakilnya Andi Sudriman Sulaiman. Bakal calon Bupati Enrekang Muslimin Bando serta bakal calon Bupati Luwu Basmin Mattayang.
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto, mengatakan Megawati menegaskan kepada semua kader partainya untuk selalu memiliki semangat juang yang tinggi. Semangat gotong royong yang harus selalu ditekankan untuk membangun peradaban yang baik.
Disinggung mengenai usungan PDIP di pilwali Makassar, Hasto menegaskan baru akan mengumumkan calon usungannya pada 17 Desember 2017 mendatang.
Walaupun belum diumumkan secara resmi, namun Hasto seakan memberikan bocoran kepada awak media. Ia mengatakan jika Megawati saat ini telah mengintensifkan komunikasi dengan Aksa Mahmud.
Dalam perbincangannya, Hasto mengatakan jika Aksa yang tak lain adalah mertua Appi, telah memberikan pandangan-pandangannya kepada Mega. “Munafri dan Aksa Mahmud tadi juga yang menjemput Ibu Mega,” jelas Hasto.
Hasto menambahkan, PDIP membutuhkan wali kota untuk Makassar yang visioner dan memiliki ilmu tata kota yang baik. “Saya pikir Munafri adalah calon yang potensial. Tapi tetap saja nanti kita lihat ketika ada keputusan partai. Ibu Mega memandang Makassar sebagai kota yang penting. Harus memiliki penataan kota yang baik, adanya taman-taman kota, dan pasti memiliki drainase yang baik pula,” terang Hasto.
Untuk pilgub, Hasto juga menegaskan jika partainya tetap pada usungan semula, yakni Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman. Pihaknya siap bersaing dengan calon lain untuk memenangkan NA-ASS.
“Kami yakin pada Prof Nurdin Abdullah. Kami yakin beliau bisa menarik dukungan partai lain. Untuk partai lain yang berniat mencabut dukungannya untuk NA, saya pikir setiap partai punya keputusan sendiri,” kata Hasto.
Usai menghadiri Rakerdasus PDIP, Appi lalu memberikan keterangan pers. Ia menyampaikan rencananya untuk mengawal verifikasi faktual dukungan KTP elektronik yang dimasukkan rivalnya, pasangan Danny-Indira (DIAmi) ke KPU.
Appi dididampingi sejumlah pengurus partai pengusung. Seperti Rahman Pina dan Syamsuddin Kadir dari Golkar. Supratman dan Ari Azhari Ilham dari Nasdem. Busranuddin Baso Tika dari PPP, dan Azhar dari Partai Hanura.
“Kami bersama parpol pengusung siap memantau pelaksanaan verifikasi faktual di PPK dan PPS,” ujar Appi.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal juga masih digadang-gadang untuk ikut berkompetisi di pilwali Makassar. Deng Ical –panggilan akrabnya– juga disebut akan berpaket dengan politisi PKS Muh Iqbal Djalil. Meski demikian, Deng Ical masih menunggu restu dari pimpinan partainya di Demokrat. (nug/rus/b)
Isyarat PDIP Loncat ke Appi
