MAKASSAR, BKM–Yayasan Masjid Nurul Jihad, Jalan Tupai Makassar menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1348 H. Aktivitas keagamaan ini, Sabtu malam (9/12) di Nurul Jihad, menampilkan pembawa materi Ust H Abdullah Sawedi, dihadiri para pengurus masjid, seperti Ketua Dewan Pembina, H Samsu Alam Mallarangen, Ketua Yayasan Masjid Nurul Jihad, H Siang Russeng, ratusan muslim, remaja masjid dan anggota Majelis Taklim Nurul Jihad.
Abdullah Sawedi, dalam ceramahnya memaparkan latar belakang kompotensi pengetahuan yang dimiliki Rasulullah dengan skalah prioritas untuk memperbaiki akhlak yang mulia dengan sabda Nabi pula, “Saya diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak yang mulia, yakni berakhlaklah dengan akhlak Allah. Karena itu akhlak Allah banyak, siapa yang melakukan salah satu, masuk surga,” sebutnya.
Saat terjadi dialog antara sahabat dengan Rasulullah bahwa “Orang yang bagaimanakah yang paling dekat dengan Nabi pada hari qiamat, jawabnya ialah orang terbaik akhlaknya. Sebagai contoh katanya, perkataan yang baik dan memberi maaf lebih baik dari sedekah yang mengikutinya. Menutupi aurat orang dan menutupi rahasia mereka. Suka menolong. Saling tolonglah dalam ketaatan dan takwa karena sesungguhnya orang mukmin itu bersaudara maka menolong sesama muslim dengan sekuat-kuatnya itu termasuk wahyu.” Dan karena itu pula Allah tidak membebani kamu dengan beban yang tidak dapat dilakukan, urai Abdullah Sawedi.
Sebelumnya dijelaskan pula Pembina, H Samsu Alam Mallarangeng, jika seseorang ingin menjalankan jalan yang terpilih dan jalan orang yang taat, harus membiasakan zikir kepada Allah tiap-tiap waktu dan dalam segala hal. Seperti dalam hadis Qudsi disebutkan, tidak terhitung banyaknya kemuliaan mengerjakan zikir. Zikir yang paling baik itu zikir la Ilah illah Allah. Ini sesuai firmanNya, “La Ilah Illa Allah itu istanah-Ku dan siapa yang masuk istanah-Ku, selamat dari sikasaan-Ku.” (zai/war)
Yayasan Majid Nurul Jihad Gelar Maulid
