MAKASSAR, BKM — Hujan deras yang mengguyur Makassar, Minggu sore (20/12) hingga malam hari menelan korban jiwa. Seorang bocah perempuan bernama Suci (11) menemui ajal akibat terseret arus banjir di sebuah kanal.
Korban beralamat di Jalan Goa Ria, Sudiang, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya. Jasadnya ditemukan setelah tim Basarnas Makassar turun melakukan pencarian.
Peristiwa itu terjadi saat korban dibonceng oleh ayahnya bernama Sumitro (51). Motor yang dikendarainya mencoba menerobos hujan yang turun cukup deras.
Di tengah perjalanan, korban terjatuh. Malang bagi Suci. Tubuh mungilnya langsung terseret air yang cukup tinggi.
Sumitro yang mengetahui anaknya terjatuh, langsung menyampaikan ke warga sekitar. Selanjutnya dilakukan pencarian. Tak lama berselang, tim dari Badan SAR Nasional datang ke lokasi.
Penyisiran dilakukan pada sebuah kanal yang terhubung ke area persawahan di samping kompleks BTN Anugrah, Kecamatan Biringkanaya. Pencarian membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara guna diidentifikasi.
Humas Basarnas Makassar Hamsidar yang dikonfirmasi, Senin (11/12), membenarkan adanya seorang bocah perempuan yang ditemukan tewas terseret arus. Pihaknya menerima informasi tersebut sekitar pukul 19.30 Wita.
”Ada sekitar tiga jam dilakukan pencarian. Tubuh korban ditemukan di area perawahan, yang jaraknya 300 meter dari jalan poros Goa Ria. Kemudian jasadnya dibawa ke RS Bhayangkara,” ujar Hamsidar. (ish/rus)
Jatuh saat Dibonceng Ayahnya, Bocah Tewas Terseret Arus
