SIDRAP, BKM — Menjelang pemilihan Kepala Daerah dan Pilpres 2018-2019 mendatang. Pemerintah Kabupaten bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidrap intens mendatangi warga dan pelajar, Minggu (10/12).
Untuk memberi pendidikan politik bagi masyarakat, utamanya kalangan wajib pilih. Tidak terkecuali dengan pemilih pemula. Warga Desa Bolabulu Kecamatan Pitu Riase dan Desa Anabannae Kecamatan Pitu Riawa, Sidrap.
Kegiatan edukasi politik ini karena masyarakat dan para pelajar sebagai pemilih pemula masih minim pemahaman pemilihan akan pilkada, Pileg maupun Pilpres.
Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh anggota DPRD Sidrap, Ramli Mannong itu, menghadirkan lebih dari seratus peserta yang rata-rata pelajar kelas III tingkat SMA/SMK.
FPM Sidrap selaku penyelenggara kegiatan, kembali menghadirkan sejumlah pemateri andal di bidangnya, seperti Kepala Kesbangpol Sidrap, Makmur Tahayya, Anggota KPU Sidrap Mansyur, serta Herman Demma mewakili unsur akademisi.
Anggota KPU Sidrap, Mansyur dalam materinya memaparkan pentingnya pendidikan politik itu dalam rangka menghadapi era baru dalam beberapa tahapan pemilu.
“Saya katakan era baru, karena sebentar lagi (2018 dan 2019) kalian semua sudah memasuki masa wajib pilih. Apalagi masih ada warga di Sidrap 24 ribu lebih tidak terdaftar wajib pilih,” ujar Mansyur.
Seperti biasa, Mansyur tak lupa menanyakan kepada para peserta apakah sudah melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik atau belum. Mansyur meminta para pemilih pemula itu agar segera mempersiapkan diri menghadapi sejumlah agenda politik ke depan,” kata Mansyur.
Pemateri lainnya, Kepala Badan Kesbangpol Sidrap, Makmur Tahayya, mengatakan, pemilih pemula rentan dengan pengaruh-pengaruh negatif menjelang adanya agenda-agenda politik.
Pemateri lainnya dari Akademisi Herman Demma menekankan perlunya pemahaman dini bagi pemilih pemula sebelum terjun langsung dalam berpartisipasi di Pemilu.
Ketua FPM Sidrap, Muhammad Ahlan menyampaikan, kegiatan pendidikan politik tersebut, dihadiri seratusan warga Desa Bolabulu dan kalangan pelajar SMKN 6 Sidenreng Bulucenrana, SMKN 1 Pituriawa, Desa Anabannae dan SMKN 6 Sidrap Pitu Riawa. (ady/C)