Site icon Berita Kota Makassar

Jatah Dibatasi, Harga Elpiji di Maros Tembus Rp25 Ribu

MAROS, BKM — Dalam beberapa hari terakhir, stok elpiji isi 3 kilogram (kg) dihampir seluruh wilayah di Kabupaten Maros, mengalalami kelangkaan. Menyusul dilakukannya pembatasan suplai ke tingkat pangkalan.
Kondisi ini membuat banyak warga harus berkeliling ke sejumlah pangkalan sekadar untuk mendapatkan elpiji. Kalau pun ada yang dijual di toko pengecer, harganya jauh di atas harga normal, yakni mencapai Rp20 ribu sampai Rp25 ribu per tabung,
Salah seorang pemilik pangkalan Riko Listrik, Nikmawati, menambahkan, jatah elipiji 3 kg telah dibatasi untuk setiap pangkalan. Setiap pangkalan hanya mendapatkan sekitar 40 tabung. Sementara ia melayani pengecer di bawahnya dengan harga Rp15.500 sesuai yang ditetapkan Pertamina.
”Kami tidak bisa menjual dengan harga tinggi. Kami menjual sesuai harga yang ditetapkan Pertamina. Makanya, kalau sekaitan dengan lonjakan harga di pasaran, kami tidak tahu menahu. Karena kami hanya menjual ke pengecer sesuai harga dari Pertamina,” ungkapnya.
Menindaklanjuti kelangkaan elpiji 3 kg ini, anggota komisi II melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah agen dan pangkalan gas yang ada di Maros. Ketua Komisi II, HA Patarai Amir, menegaskan, Sidak tersebut dilakukan menindaklanjuti keluhan masyarakat akan kelangkaan dan melonjaknya harga elpiji 3 kg yang terjadi beberapa hari ini. Berdasarkan laporan yang diterimanya, gas elpiji 3 kg dibeli warga bervariasi, mulai dari Rp20 ribu sampai Rp25 ribu.
”Setelah kita lakukan Sidak ditingkat agen dan pangkalan, ternyata tidak ada lonjakan harga. Mereka tetap menjual sesuai Harga Eceran Terendah (HET). Sedangkan harga di pengecer mencapai Rp20 ribu sampai Rp 25 ribu per tabung,” jelasnya kepada wartawan saat melakukan sidak kemarin.
Sementara itu, anggota komisi II, Suhartina Bochari, menambahkan, seharusnya, dalam kondisi ini, Dinas Koperasi dan UMKM dan Perdagangan Kabupaten Maros harus turun melakukan razia elpiji 3 kg. Keresahan warga ini dianggap sudah berat.
Apalagi untuk kalangan ibu rumahtangga. Membeli gas 3 kg dengan harga Rp25 ribu dianggap sangat berat. Jika biasanya harga elpiji hanya dikisaran Rp18 ribu sampai Rp20 ribu, maka beberapa waktu terakhir, sudah mencapai Rp25 ribu. (ari/mir/c)

Exit mobile version