Site icon Berita Kota Makassar

Pilgub Ajang Menguji Mesin Parpol Jelang Pilpres dan Pileg

MAKASSAR, BKM–Pemilihan Gubernur (Pilgub), Pemilihan Walikota (Pilwali) dan Pemilihan Bupati (Pilbup) yang digelar serentak pada 27 Juni 2018 mendatang menjadi ajang menguji kekuatan mesin parpol untuk menyambut Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemiliah Legislatif (Pileg) 2019 nanti.
Ketua Bapilu Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel, Irwan ST menuturkan tidak ada perbedaan momen politik yang berlangsung di setiap daerah. Semuanya menjadi penting untuk dapat dimenangkan partai. “Pilgub, Pilwali dan Pilbup serentak 2018 bisa dibilang sebagai ajang pemanasan sekaligus tahapan awal bagi parpol dalam menyambut kontestasi Pilpres dan Pileg 2019 mendatang,”ujar Irwan digedung DPRD Makassar, Rabu (13/12).
Legisaltor Makassar dua periode itu menyatakan, dari rentang waktu antara Pilgub Sulsel dengan Pilpres hanya berjarak satu tahun. “Meski tidak secara otomatis partai akan menang di Pilpres jika menang di Pilkada, namun itu menjadi variavel faktor dalam menyusun strategi politik di Pilpres nanti,”katanya.
Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Andi Idris Manggabarani (IMB) mengemukakan bila saat ini Sulsel disebut menjadi wilayah dengan lumbung suara besar dan dapat menjadi kekuatan partai politik memenangkan pertarungan.”Pilgub ini dapat dikatakan sebagai ajang uji coba oleh seluruh parpol menjelang Pilpres 2019,”ujar IMB.
Menurutnya, Pilgub Sulsel merupakan arena bagi parpol menjalankan mesin partai untuk bisa memenangkan calon usungannya.”Sebenarnya tidak saja di Pilgub Sulsel, daerah-daerah lain juga sangat penting bagi parpol untuk bagaimana menjadi pemenang di Pilpres nanti,”katanya.
Dijelaskan bila seluruh daerah yang menggelar Pilwali dan Pilbup tahun ini harus mampu memanfaatkan panggung politik untuk sosialisasi partai pada momen pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia.”Semua infrastruktur partai harus bergerak,”ujarnya.
Bahkan Sulsel merupakan provinsi dengan suara kurang kebih 6 juta. Jumlah tersebut tidaklah seberapa dengan jumlah penduduk Indonesia di daerah lain.” Jumlah penduduk Indonesia lebih dari 200 juta. 6 juta tidak terlalu signifikan,”tambahnya.
Walau begitu Sulsel merupakan barometer perpolitikan di bagian timur Indonesia, sehingga Pilgub Sulsel sangat menjadi penentu bagimana parpol bisa memenangkan Pilpres. Pilgub Sulsel sangat penting sebagai image Indonesia timur, “Apabila Gerindra menang di Sulsel tentu akan berpengaruh pada daerah lainnya,”jelas Idris. (ita/rif)

Exit mobile version