MAKASSAR, BKM–Bakal Calon Wakil Gubernur Sulsel, Abd Aziz Qahhar Mudzakkar, menegaskan sistem ekonomi kerakyatan yang diusungnya bersama bakal calon gubernur Nurdin Halid (NH) merupakan yang terbaik bagi Indonesia dan Sulsel. Menurut Aziz, sistem ekonomi inilah yang paling identik dengan ekonomi Pancasila yang merupakan falsafah bangsa ini.
Bersama NH, Aziz menegaskan hanya pihaknya yang berani dan benar-benar menunjukkan keberpihakan pada rakyat kecil melalui sistem ekonomi Pancasila. Anggota DPD RI tiga periode ini mengungkapkan bila Indonesia maupun Sulsel tidak akan berkembang bila tidak merubah haluan menjadi ekonomi kerakyatan. “Coba lihat Finlandia, dimana kesejahteraan masyarakat di sana lebih merata. Hotel dan mal dimiliki oleh koperasi, berbeda dengan Indonesia. Orang-orang cerdas pasti bisa melihat bahwa kecenderungan dunia saat ini telah menempatkan kapitalis dan neo-liberal sebagai masa lalu,”ulasnya.
Sementara itu Guru Besar Universitas Negeri Makassar, Prof Abdullah Dolla juga menilai jika program yang digagas NH-Aziz memang realistis. “Program NH-Aziz itu bisa dicapai oleh manusia yang memang ingin bekerja. Bukan mengawang-awang,”ujar Abdullah Dolla, Kamis (14/12).
Mantan Ketua Dewan Mahasiswa IKIP Ujung Pandang ini yakin NH-Aziz mampu mewujudkan visi-misi yang dicita-citakan menuju Sulsel Baru. “Dia janji kepada semua profesor yang hadir bahwa dia bisa diandalkan. Kalau tidak, ditagih dia. Artinya dia percaya diri bahwa dia bisa melaksanakan visi misi itu,” ujarnya.
Hal sama dilontarkan Guru besar yang juga Ketua Dewan Senat Akademik Unhas, Prof Tahir Kasnawi. Tahir Kasnawi menyebut barisan guru besar di Sulsel akan berada di samping pasangan NH-Aziz sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan Sulsel yang lebih baik. (rif)
NH-Aziz Terus Perjuangkan Ekonomi Kerakyatan
