MAKASSAR, BKM–Partai Golkar baru saja memilih ketua umum menggantikan Setya Novanto (Setnov) yang telah mendapat status sebagai terdakwa.
Kader Golkar yang terpilih adalah Airlangga Hartarto yang pada Munas Golkar tahun lalu ikut bursa pemilihan ketua umum namun dikalahkan oleh Setnov.
Terpilihnya Airlangga sebagai Ketua Umum mendapat perhatian dari Gmantan Ketua DPD I Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL). SYL yang tak lain adalah Gubernur Sulsel dua periode ini menyebut terpilihnya Airlangga sebagai ketua umum partai berlambang pohon beringin rindang itu sudah tepat.
Ia menilai Airlangga mampu menghadirkan konsolidasi emosional yang kuat untuk seluruh kader. “AAirlangga sudah betul, tetapi kita berharap hasil munas itu menghadirkan konsolidasi emosional yang kuat dari seluruh kader Golkar,”ujar SYL di Kantor Gubernur Kamis (14/12).
SYL berharap kehadiran Airlangga dapat menghadirkan orang-orang yang memiliki kekuatan untuk meyakinkan publik dan menjadikan Golkar yang dapat dipercaya masyarakat. :Dan salah satu yang menjadi syarat adalah hadirnya orang-orang yang bersama Airlangga yang di mata publik memiliki pencitraan yang kuat untuk melahirkan Golkar yang terpercaya,”jelas SYL yang juga Ketua Kosgoro Sulsel ini.
Airlangga menggantikan Setnov melalui Rapat Pleno DPP Golkar di Kantor DPP Jakarta Barat, Rabu (13/12) malam.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar, Abdillah Natsir menegaskan ada beberapa hal yang dihasilkan dalam pleno yang menunjuk Airlangga sebagai pengganti Setnov. Pleno juga memutuskan pelaksanaan Munaslub digelar 19-20 Desember pekan depan. “Sebelumnya juga sudah ada kesepakatan seluruh Pilkada itu prinsipnya tidak ada perubahan (rekomendasi). Kecuali ada hal khusus untuk mengevaluasinya,” tandas Abdillah.
Abdillah menjelaskan, hal khusus dimaksud misalnya sudah ditetapkan berpasangan namun salah satu kandidat keberatan. “Katakanlah kader Golkar di posisi 02 atau wakil. Tapi pasangannya tidak terima kalau berpasangan dengan orang Golkar. Maka itu yang akan dievaluasi kembali,” terangnya.
Di Sulsel, Abdillah memastikan tidak akan ada perubahan dukungan. (rhm/rif)
SYL Harap Ditangan Airlangga Golkar Harus Bersih
