Site icon Berita Kota Makassar

Kontraktor Diperas Wartawan Gadungan

ENREKANG, BKM — Seorang wartawan gadungan membuat resah seorang kontraktor proyek bendungan dengan anggaran Rp 1 miliar di
Kecamatan Malua-Enrekang.
Oknum wartawan tersebut mendatangi lokasi proyek
lalu mengancam pihak kontraktor akan melaporkan pekerjaanya yang diduga tidak sesuai bestek kepada pihak berwajip jika tidak memberikan
uang sebesar Rp10 juta.
Tak mau bermasalah sang kontraktor menuruti
permintaan oknum wartawan lalu memberikan
uang Rp10 juta sesuai dengan permintaanya.
“Oknum wartawan itu sudah dua kali datang
meminta uang, pertama diberikan Rp10 juta lalu datang lagi dan minta Rp20 juta lagi,” ujar salah seorang warga Kecamatan Malua (ZN) kepada BKM, Kamis (14/12).
Akibatnya, gaji beberpa pekerja proyek tersebut tidak terbayarkan akibat ulah oknum wartawan tersebut.”Gara-gara itu kasus ada empat pekerja belum dibayar gajinya,”ujar ZN.
Terpisah, Kepala Dinas PU Enrekang, Abdullah Sanneng membenarkan adanya proyek tersebut yang sudah selesai pekerjaanya tahun ini.”Ia ada proyek bendungan di Kecamatan Malua tahun ini,”tandas Abdullah.
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesi (PWI) Cabang Kabupaten Enrekang, Syamsul Khaliq sangat menyesalkan adanya ulah tiga orang pria yang mengaku wartawan memeras salah seorang kontraktor di Enrekang.
“Perbuatan ketiga orang yang mengaku wartawan tersebut sangat memalukan.Jika dugaan pemerasan oleh oknum wartawan yang dikeluhkan itu nyata, maka laporkan ke pihak berwajib,”pinta Khaliq.
(her/C)

Exit mobile version