Site icon Berita Kota Makassar

Setahun, RMS Koleksi 13 Penghargaan

SIDRAP, BKM — Penghargaan demi penghargaan terus dikoleksi Bupati Sidrap H Rusdi Masse (RMS). Semua penghargaan itu diraih atas prestasinya membangun Kabupaten Sidrap selama ini. Pada tahun 2017 RMS mengoleksi 13 penghargaan.
Jika melihat progress bulan yang berjalan hingga Desember ini, maka bisa dirata ratakan penghargaan yang diperoleh RMS bisa dikatakan setiap bulan ada penghargaan yang diperolehnya.
Baik itu penghargaan tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Dari total, RMS meraih lebih banyak penghargaan nasional dibanding penghargaan tingkat provinsi.
13 penghargaan yang telah dikoleksi RMS untuk Sidrap adalah; Penghargaan literasi terbaik keempat tingkat nasional, penghargaan sebagai kabupaten berkinerja tertinggi dari Kemendagri, penghargaan sebagai kabupaten pengarusutamaan gender, Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Penghargaan lingkungan terbaik ADIPURA, penghargaan Tokoh Pendorong Investasi di Sulsel.
Selanjutnya, penghargaan puskesmas Paripurna satu-satunya di Indonesia Timur, penghargaan Dwija Praja Nugraha dari PGRI sebagai kabupaten dengan mutu pendidikan terbaik, Penghargaan FKPPI atas partisipasi RMS membangun dan berperan dalam pembangunan bangsa, penghargaan Pastika Parahita.
Kemudian penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) dan penghargaan sebagai kabupaten sehat dan Sidrap masuk kategori terbaik ke tujuh tingkat nasional serta baru baru ini penghargaan bidang bina marga dan konstruksi atas keaktifannya dalam membangun di daerah Sidrap.
Bupati Sidrap H Rusdi Masse mengaku sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut memberikan kontribusi atas segala sektor pembangunan di Sidrap sehingga penghargaan ini telah diraih bersama.
“Seluruh lapisan masyarakat tentunya, ini adalah usaha kita bersama,” ujarnya, Minggu, (17/12).
Penghargaan terakhir yang diperoleh RMS adalah penghargaan penghargaan Bina Marga dan Bina Konstruksi atas peran aktifnya dalam pembangunan di Kabupaten Sidrap.
Dari total 13 penghargaan tersebut, 9 dari pemerintah pusat, selebihnya 4 dari tingkat provinsi Sulsel. (ady/C)

Exit mobile version