GOWA, BKM — Sebanyak 30 orang murid SD dilibatkan sebagai kader Jumantik atau Juru pemantau jentik. Puluhan murid SD ini diajar untuk cepat tanggap dan siaga terhadap serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang rentan terjadi di musim penghujan saat ini.
Sabtu pagi (16/12), sebanyak 30 kader Jumantik cilik ini dilaunching resmi Ketua TP PKK Gowa diwakili Wakil Ketua TP PKK Gowa, Mussadiyah Rauf di SDI Pattallassang, Kecamatan Pattallassang.
Launching kader Jumantik cilik ini dihadiri Kadis Kesehatan Gowa, dr Hasanuddin dan Camat Pattallassang, A Azis Peter, pimpinan dan jajaran Puskesmas Pattallassang dan jajaran PKK kecamatan setempat.
Kader Jumantik ini menurut Kadis Kesehatan Gowa, dr Hasanuddin, akan bertugas memantau jentik di penampungan-penampungan air di sekeliling rumah tempat tinggalnya serta sekitar sekolahnya.
”Yang akan mereka lakukan adalah mengambil dan membawa jentik nyamuk itu ke sekolah dan selanjutnya petugas UKS dari Puskesmas akan datang membasmi jentik tersebut. Jadi ini adalah upaya dini kita dalam memerangi atau mencegah wabah DBD yang bisa menyerang anak-anak kita di sekolahnya,” kata dr Hasanuddin.
Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Gowa, Mussadiyah Rauf di sela melaunching kader Jumantik ini, mengatakan, terbentuknya kader Jumantik ini tidak terlepas dari peran aktif dan kepedulian PKK dalam meningkatkan upaya kesehatan masyarakat. Dan itu harus dimulai dari lingkungan spesifik seperti sekolah dan lingkungan aktivias anak-anak. (sar/mir)
30 Murid Kader Jumantik Siap Perangi DBD
