WAJO, BKM — Bulan Maulid dan mendekati Hari Raya Natal dan Tahun Baru, harga telur ayam di pasar tradisional Kabupaten Wajo belum stabil.
Harga telur ayam yang semula Rp32 ribu kini naik menjadi Rp42.000 dalam satu rak. Naiknya harga telur ayam ini mulai dirasakan oleh para pedagang sejak memasuki awal Desember 2017.
Salah satu pedagang telur di Pasar Sengkang Nurlia (40) mengatakan kenaikan harga telur mulai terasa sejak awal Desember. Penyebabnya, kebutuhan masyarakat dibulan desember ini semakin meningkat.
“Bulan ini kan, bulan Maulid. Apalagi jelang Natal dan tahun baru, jadi kebutuhan masyarakat semakin tinggi dari sebelumnya,” Ujarnya, Senin (18/12)
Bukan hanya telur ayam merangkak naik, harga telur juga merangkak naik sejak awal Desember. Sebelumnya, harga telur itik Rp 40 ribu/rak menjadi Rp 55 ribu.
Sementara, pihak dinas perdagangan mengaku menjelang Natal dan Tahun Baru memang harga bahan pokok langsung naik. (*)
Jelang Natal Harga Telur Belum Stabil
