Site icon Berita Kota Makassar

Kepesertaan JKN-KIS di Sulsel Capai 75,3 Persen

MAKASSAR, BKM — Hingga Desember 2017, jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Provinsi Sulsel mencapai 7.216.398 jiwa atau sekitar 75,3 persen.
Itu berarti, masih terdapat 24,7 persen penduduk Sulsel belum terkaver kepesertaan JKN-KIS. Demikian disampaikan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulsel, Sulbar, Sultra, dan Maluku (Sulselbartramal), I Made Puja Yasa di sela acara media gathering di Goedang Popsa Makassar, Kamis (21/12).
”Kami optimis, sebelum 1 Januari 2019 kepesertaan JKN-KIS di Sulawesi Selatan sudah mencapai 100 persen. Untuk mencapai Universal Health Coverage pada 1 Januari 2019, Presiden RI Joko Widodo telah mengeluarkan Inpres No.8 tahun 2017 tentang Optimalisasi program JKN-KIS,” tegas Puja.
Menurut Puja, instruksi tersebut diberikan kepada Menko PMK, Menkes, Mendagri, Mensos, Menteri BUMN, Menaker, Menkominfo, Jaksa Agung, Direksi BPJS Kesehatan, para gubernur, para bupati dan walikota untuk mengambil langkah-langkah sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing dalam rangka menjamin keberlangsungan dan peningkatan kualitas pelayanan bagi peserta JKN-KIS
”BPJS Kesehatan sendiri dalam upaya optimalisasi Program JKN melakukan beberapa langkah strategis. Salah satunya bekerjasama Bank BUMN dan Koperasi Nusantara untuk menjalankan program menabung sehat dan program angsuran tunggakan. Program menabung sehat merupakan program menabung yang didedikasikan untuk kepentingan pembayaran iuran bulanan maupun tunggakan iuran peserta JKN-KIS yang dapat dilakukan pada Bank Mandiri, BRI, dan BNI. Sedangkan program angsuran tunggakan adalah program pembayaran tunggakan iuran JKN-KIS bagi segmen peserta PBPU dengan skema mengangsur yang dapat dilakukan di Koperasi Nusantara yang ada di kantor pos seluruh Indonesia. Program angsuran tunggakan ini efektif berlaku per 1 Januari 2018,” ujar Puja.
Penyelenggaraan media gathering ini sendiri, menurut Puja Yasa, sebagai bentuk apresiasi kepada media yang telah turut serta mendukung program JKN-KIS. Juga menjadi wadah bagi BPJS Kesehatan dalam memberikan informasi terbaru seputar program JKN-KIS.
Acara ini dihadiri Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kedeputian wilayah Sulselbartramal, Asisten Deputi Bidang PKMR, Kepala Bidang SDMUKP KC Makassar bersama 47 wartawan media cetak, elektronik maupun online yang ada di Makassar.
Dalam kegiatan tersebut, Puja Yasa juga memaparkan secara detail progres pelaksanaan program JKN-KIS di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, Intruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2017 serta program-program terbaru BPJS Kesehatan, seperti mobile JKN, program Menabung Sehat dan program Angsuran Tunggakan. (mir)

Exit mobile version