Site icon Berita Kota Makassar

Anggota Organisasi Harus Saling Dukung dan Menguatkan

MAMUJU, BKM — Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai suatu organisasi yang besar, diharapkan dapat terus menghimpun anggota sesama isteri Aparatur Sipil Negara (ASN), saling membina, menguatkan, mengingatkan dan tetap kompak mendukung suami dalam tugas sebagai wakil negara.
”Saya berharap DWP Sulbar dapat terus menjalin suatu kesepahaman mengenai cara meningkatkan sumber daya manusia khususnya di Sulbar. Sehingga dapat mendukung program-program pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Dapat saling mengajak bersilaturahmi, membina sesama anggota sebelum keluar ke masyarakat dan tetap eksis keberadaanya menuju Sulbar yang Maju dan Malaqbi,” ungkap Wagub Sulbar, Enny Anggraeny Anwar saat menghadiri peringatan HUT Dharma Wanita di auditorium lantai IV kantor gubernur Sulbar, Rabu (20/12).
Mantan Ketua TP-PKK tersebut menegaskan, silaturahmi bisa menjadi penggerak yang dapat memperlihatkan kekuatan perempuan. Sehingga beberapa permasalahan yang masih berlangsung hingga saat ini dapat menjadi perhatian DWP, seperti isu kesetaraan gender, isu gizi buruk hingga narkoba.
”Kuncinya adalah edukasi terus menerus hingga solusi. Pengurus DWP harus mampu mengemban amanah seperti ini, dapat membina keluarga, memperkokoh persatuan, dan dapat andil dalam pembinaan mental dan spiritual. Tentang isu gizi buruk, saya minta dapat mendata apakah itu betul atau tidak, kita sangat menginginkan Sulbar bebas dari gizi buruk dan narkoba,” pungkasnya.
HUT DWP tahun ini mengangkat tema ‘Pengembangan Kualitas Isteri ASN Menuju Ketahanan Keluarga’. Beberapa perlombaan digelar untuk menyemarakkan kegiatan tersebut, yang dapat mengasah bakat, keterampilan dan kemampuan, seperti lomba pidato dan senam tobelo, donor darah dan jalan sehat.
Di tempat yang sama, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulbar, Wahidah Agussalim Tamadjoe menyampaikan, dengan visi menjadi organisasi ASN yang profesional mendukung pembangunan bangsa, DWP diharap dapat menjadi organisasi yang mandiri dapat berperan serta dalam pembangunan provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa.
“Melalui HUT ini, kami mengajak pengurus dan anggota DWP untuk sama-sama meningkatkan kualitas kita sebagai perempuan demi keluarga dan bangsa kita, karena begitu pentingnya peran perempuan pada aspek pembangunan, perempuan bisa mengaktualisasikan dirinya dalam 3 hal, yaitu pendidikan, ekonomi, dan kesehatan,” tuturnya.
Wahidah menambahkan, ada tiga program prioritas DWP Sulbar yang patut diperhitungkan, yaitu pembinaan pendidikan keluarga dan lingkungan masyarakat, pemberdayaan ekonomi kreatif, dan implementasi gerakan masyarakat hidup sehat, ”Kami berusaha mengembangkan organisasi modern dan profesional dalam rangka memenuhi perkembangan zaman. Kami harap seluruh pengurus dharma wanita dapat menyelesaikan program kerjanya sesuai hasil Rakernas di Bali beberapa saat lalu,” tandasnya.
Hadir pada kegiatan tersebut, wakil ketua TP-PKK, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana korem 142/Tatag, pengurus Bhayangkari Sulbar, pengurus Jalasenastri, dan para ketua unit DWP kabupaten se Sulbar. (ala/mir/c)

Exit mobile version