Site icon Berita Kota Makassar

IRT Tewas Tertimpa Tembok, Mayat di Lokasi Proyek MRR

MAKASSAR, BKM — Cuaca buruk yang tengah melanda Makassar mengakibatkan banjir di pinggiran kota. Dampak lainnya, tembok perusahaan pengering jagung milik Graha Mitra Sejati di Jalan Kapasa Raya, Kecamatan Biringkanaya rubuh.
Akibatnya, seorang ibu rumah tangga tewas. Korban bernama Nurjanna (49). Insiden ini berlangsung hari Kamis malam (21/10) sekitar pukul 20.30 Wita.
Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syamsul Bakhtiar menjelaskan, peristiwa tersebut berawal saat korban hendak memindahkan motornya. Tiba-tiba tembok yang berbatasan dengan rumahnya langsung rubuh. Nurjanna pun langsung tertimpa reruntuhan tembok hingga meregang nyawa.
Sementara dua anak korban yang berada di lokasi saat kejadian, menderita luka. Mereka adalah Purta (13) dan Hikmah (19). Mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Daya.
”Pihak perusahaan berjanji akan menanggung seluruh biaya perawatan korban. Keluarga tidak mempersoalkan kejadian ini, karena merupakan musibah. Tapi kita tetap melakukan penyelidikan penyebab rubuhnya tembok,” ujar Kompol Syamsul Bakhtiar, kemarin.

Mayat di Proyek MRR

Di lokasi terpisah, sesosok mayat ditemukan di sekitar proyek pembangunan middle ring road (MRR) Jalan Dr Leimena, Kelurahan Tello, Kecamatan Panakkukang. Tubuhnya terapung di atas air.
Keberadaan mayat tersebut pertama kali diketahui pekerja proyek bernama Daeng Emba (63). Ia melihat sosok pria tersebut dalam posisi tertelungkup. Iapun menghampirinya. Ternyata sudah tak bernyawa. Bagian tangannya sudah terkelupas.
”Saya sementara kerja di proyek. Saya lihat ada sosok tubuh tertelungkup mengapung. Ada dompet di dadanya. Saya kemudian mendekatinya. Ternyata itu mayat. Kulit tangannya sudah terkelupas. Saya lalu menyampaikannya ke warga sekitar,” ujar Daeng Ema.
Tidak lama kemudian polisi tiba di lokasi kejadian. Selanjutnya mengevakuasi jasad korban.
Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap membenarkan adanya sosok mayat pria yang ditemukan di lokasi proyek middle ring road Jalan Dr Leimena, kemarin.
“Mayatnya sudah diidentifikasi. Namanya Lukman Sani (55). Warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi proyek. Kami masih melakukan penyelidikan atas kematian korban. Keterangan saksi-saksi masih dikumpulkan,” terang Kapolsek. (ish/rus)

Exit mobile version