MAKASSAR, BKM — Paristiwa nahas dialami Suparman alias Illo (23). Saat tengah berjalan kaki di Jalan Tanjung Dapura, ia terkena anak panah hingga menancap di betis sebelah kiri.
Peristiwa tersebut dialami warga Jalan Deppasawi Dalam ini, Senin (25/12) sekitar pukul 23.50 Wita. Sesaat setelah kejadian, korban yang sehari-harinya bekerja di bengkel ini langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, dengan anak panah masih tertancap di betisnya.
Kepada polisi yang meminta keterangannya di RS Bhayangkara, Suparman berujar bahwa saat ia hendak pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki. Ketika melintas di Jalan Tanjung Dapura, tiba-tiba tiga orang yang diketahuinya bekerja di bengkel langsung berhenti di depannya. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor.
Tak disangka-sangka, salah seorang dari tiga orang tersebut turun dari motor dan mencabut anak panah dari belakangnya. Selanjutnya ketapel pelontar yang telah dipasangi anak panah diarahkan ke korban. Besi tajam itupun menyasar betis korban dan langsung tertancap tanpa bisa dihindari.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi dan berusaha memberi pertolongan kepada korban. Pada saat bersamaan, pelaku kemudian melarikan diri.
Namun, salah seorang anggota unit lapangan Polsek Mamajang, Aiptu Yunus tengah berpatroli. Diapun langsung melakukan pengejaran. Satu dari ketiga orang tersebut berhasil diamankan. Namanya Arnan alias Adnan.
Remaja berusia 17 tahun ini mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul GT warna putih dan hitam. Karena takut dihakimi massa, iapun menyerahkan diri kepada petugas. Sementara dua orang rekannya, yakni Yt (16) dan Asri (17) berhasil melarikan diri.
Disebutkan Suparman, ketiganya bekerja pada salah satu bengkel di Tanjung Alang. Tepatnya depan Wisma Asri.
Kanit Reskrim Polsek Mamajang, Iptu Syamsuddin menjelaskan hasil pemeriksaan penyidi terhadap pelaku. ”Dari pengakuannya, ia bersama dua orang rekannya berbonceng tiga. Saat melihat korban sendirian berjalan kaki, pelaku turun dari motor dan mengeluarkan anak panah dan memanah korban. Yang kena betis sebelah kiri. Kedua teman pelaku masih dalam pencarian. Keterangan pelaku masih didalami,” ujar Iptu Syamsuddin. (jul/rus)
Anak Panah Tertancap di Betis Pejalan Kaki
