Site icon Berita Kota Makassar

Lagukan Laha’ Bete Kala Tes Wawancara

MENJADI orang yang berbeda memiliki keunikan tersendiri. Apalagi jika perbedaan itu sifatnya positif.

Laporan: Nugroho Nafika Kassa

SEBUAH prestasi mampu membedakan seseorang dari segi intelektualnya. Termasuk dari segi ketekunannya. Karena sangat jelas, jika orang yang berprestasi tentu memiliki ketekunan yang lebih dibanding orang lain.
Hal tersebut bisa dilihat dari seorang Nurul Kamal Purnama. Ia yang akrab disapa Kamal ini merupakan salah satu peserta dalam kegiatan Kapal Pemuda Nusantara (KPN) Sail Sabang 2017.
KPN adalah kegiatan rutin dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang mengikutsertakan beberapa pemuda berlayar ke beberapa pulau di Indonesia. Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas pemuda, yang dilaksanakan setiap tahunnya untuk mencapai visi misi percepatan pembangunan daerah.
Untuk tahun 2017 rutenya adalah Sabang. Para pemuda yang mengikuti event ini juga dinobatkan sebagai Duta Bahari Provinsi. Tak terkecuali juga Kamal. Dirinya yang mewakili Provinsi Sulsel dalam kegiatan tersebut, secara langsung menjadi Duta Bahari Sulawesi Selatan.
BKM bertemu dengan Kamal di salah satu sekretariat organisasi mahasiswa di Universitas Negeri Makassar (UNM). Kebetulan Kamal juga merupakan salah satu anggota di organisasi tersebut. Saat bertemu, pria yang hobi traveling ini menjawab semua pertanyaan yang diajukan BKM.
Di bawah sebatang pohon yang ada di sekitar sekretariat tersebut, Kamal selalu menjawab pertanyaan dengan senyum, dan kadang sedikit tertawa. Tampak begitu ceria orangnya.
Buah hati dari pasangan Kamaruddin dan Budi Wijayati ini lahir dan besar di Kabupaten Sinjai. Terlahir pada 1 Juli 1996, Kamal merupakan alumni SD 176 Bulu, Sinjai Selatan, SMPN 3 Sinjai Selatan, dan SMAN 1 Sinjai.
Ia kemudian bercerita tentang kisahnya hingga bisa didaulat menjadi Duta Bahari Sulsel. Kamal mengakui bahwa tidak mudah untuk bisa menyandang status ini. Sebab ia mesti melalui berbagai tes untuk bisa lolos di KPN. Mulai dari tes wawancara sampai praktik.
Kamal mendaftarkan dirinya di Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulsel bersama peserta lainnya dari berbagai daerah di Sulsel. Setelah lolos berkas, barulah ia melaju ke tahap selanjutnya, yaitu tes wawancara.
Di kala tes wawancara, peserta saat itu ditanya mengenai wawasan kebahariannya. Mereka juga diharuskan menampilkan berbagai pertunjukan khas daerah. Kamal pun saat itu menyanyikan lagu daerah Kabupaten Sinjai yang berjudul Laha’ Bete.
Setelah diseleksi, Kamal lolos juga ke tahap selanjutnya, yaitu tes praktik. Ia harus mengikuti tes lari dan renang. Kedua tes ini untuk menguji fisik para peserta dalam persiapannya untuk berlayar nanti.
Setelah melalui proses seleksi yang panjang itu, terpilihlah Kamal menjadi salah satu peserta dalam KPN Sail Sabang 2017. Ia pun dikukuhkan pula sebagai Duta Bahari Sulsel. Salah satu tugasnya adalah mempromosikan sumber daya bahari yang ada di Sulsel. (*/rus/b)

Exit mobile version