Site icon Berita Kota Makassar

NH Tinjau Lokasi Banjir di Biringkanaya

MAKASSAR, BKM–Banjir yang terjadi di Sulsel, khususnya di Kota Makassar membuat Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid (NH) ikut mendatangi rumah warga yang terkena musibah banjir. NH yang baru tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Selasa (26/12) sore langsung meninjau posko siaga banjir
NH-Aziz di Kecamatan Paccerekang dan Biringkanaya. Ditemani Sekretaris Golkar Makassar, Wahab Tahir dan Legislator Golkar Makassar, Melani Mustari. NH juga memasuki Kompleks Mangga Tiga Permai.
NH meninjau pemberian bantuan logistik untuk korban banjir di dua kecamatan itu. Di posko itulah, bantuan berupa makanan siap saji dan sembako ditampung sebelum didistribusikan ke ratusan kepala keluarga yang tertimpa musibah banjir.
Bakal calon gubernur ini sempat berbincang bersama warga sekitar posko yang terletak di Kompleks Mangga Tiga Blok H. Dihadapan NH, warga mengeluhkan kondisi di daerah pemukiman itu rawan banjir. “Hujan sehari saja sudah tergenang di sini. Yang kemarin itu banjir terparah sejak saya tinggal di sini, tahun 1997. Lebih dari 100 meter tinggi banjirnya,” ungkap Aminah, Ketua RT 3 RW 6, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya.
NH berharap agar jajarannya tetap mendirikan posko siaga banjir di sejumlah titik di Kota Makassar.
“Perintah Pak NH meminta langsung kepada saya untuk membuka posko siaga banjir. Lewat posko itu kita ringankan beban warga dengan distribusikan logistik berupa makanan siap saji ke korban banjir,” ujar Wahab Tahir.
Jika NH mengunjungi Makassar, maka bakal calon gubernur Ichsan Yasin Limpo (IYL) menghadiri hari sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) di Enrekang.
Dihadapan para relawan PMI, IYL yang juga mantan Bupati Gowa dua periode ini mohon ijin untuk non aktif karena ada kegiatan politik yang akan diikutinya. “Di Hari Sukarelawan ini, saya memohon izin kepada pengurus dan para relawan untuk non aktif sementara, mulai 9 Januari sampai bulan Juni. Memang tidak ada di AD/ART. Tapi ini untuk kepentingan kita bersama, agar PMI tidak dikait-kaitkan dengan politik,”ujar IYL, usai membacakan sambutan Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla (JK).
IYL yang menyampaikan permohonan izin itu disambut apresiasi dari para relawan, juga menaruh harapan, kiranya para ketua di tingkat kabupaten/kota yang maju di Pilkada bisa non aktif sementara.
“Semoga ini bisa diikuti juga Ketua PMI yang ingin maju di Pilkada. Apalagi, sebagian ketua PMI masih menjabat Bupati. Seperti Pak Muslimin Bando (Bupati Enrekang),”pungkas ketua PMI Sulsel ini.
Hari sukarelawan PMI di Enrekang dibuka Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo serta dihadiri sejumlah bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota yang menjabat sebagai ketua PMI daerah. (rif)

Exit mobile version