LUWU, BKM — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Luwu berhasil merampungkan 2.048 sambungan rumah baru (SRB) hingga Desember 2017.
Program hibah air minum yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2017 sebesar Rp4,5 miliar mampu direalisasikan 100 persen di lapangan untuk peningkatan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan air bersih untuk masyarakat Luwu.
“Alhamdulillah semuanya berjalan sesuai rencana. Tahun 2017 ada 2.048 SRB telah kami selesaikan termasuk pemasangan jaringan dan intek. Program hibah air minum ini semoga terus berlanjut,” ujarnya.
Pada anggaran 2018 mendatang, PDAM Luwu kembali bermohon bantuan ke pemerintah pusat sebesar Rp4,5 untuk memenuhi pemasangan 1.500 SR dan beberapa kebutuhan lainnya di 2018.
“Pemkab ikut ambil bagian. Melalui kebijakan Bupati Luwu, telah memberikan kebijakan pemasangan gratis sambungan air PDAM. Ini berbeda dengan daerah lain, mereka hanya disubsidi 50 persen, di Luwu gratis,” kuncinya.
Rencana 2018 mendatang 1.500 SR ini akan disebar di beberapa kecamatan diantaranya, Larompong, Suli, Suli Barat, Belopa, Kamanre, Bajo, Padang Sappa, Bua, Lamasi dan Walenrang.
“Dari 1.500 sambungan baru ini, 800 diantaranya akan dipusatkan di Kecamatan Noling sisahnya dibagi ke kecamatan lain, seperti Kamanre, Bajo, Padang Sappa, Bua, Lamasi, Belopa, Walenrang, Suli dan Barat,” ujarnya.
Terkait pelayanan, Syarifuddin, menjanjikan akan terus melakukan upaya perbaikan dan memaksimalkan pelayana kepada konsumen utamanya ketersediaan air baku di beberapa intek seperti Larompong, Noling, Bua dan wilayah Walmas.
Disamping itu, dia berharap kesadaran pelanggan untuk menggunakan air PDAM dengan menggunakan kilometer.
“Satu kasus kami temukan di Bua, ada pelanggan yang mengambil air di luar kilometer, kejadian ini sementara berproses di kepolisian,” kunciny. (wan/C)
