GOWA, BKM — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan, tingginya dana desa memaksa para kepala desa (Kades) untuk melakukan inovasi desa. Harus dilakukan sebuah inovasi, harus ada kreatifitas untuk memikirkan program-program yang dapat memajukan wilayah.
”Karena itu, saya titip kepada para Kades dan seluruh perangkat desa kalau ingin membangun daerah ini maka harus fokuskan pada satu program tapi jangan abaikan program lainnya. Harus ada fokus misalnya fokus pada pembuatan jalan tani maka porsi anggarannya harus lebih besar dari program lainnya agar kelihatan hasilnya. Pembangunan itu harus difokuskan pada satu dua program sehingga pembangunan yang ada di desa dapat terlihat kemajuannya. Kalau kita fokus pada UMKM maka fokuskan anggaran di sektor itu sehingga hasilnya nampak,” tandas Adnan dalam acara bursa inovasi desa yang berlangsung di Gowa, kemarin.
Adnan mengatakan, saat ini dana desa di Gowa rata-rata sudah Rp1 miliar. Jika pusat menaikkan angka ADD lagi, maka desa pasti ada yang terima Rp2 miliar.
Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gowa, Muh Asrul sekaligus Koordinator Bursa Inovasi Desa, menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan ini untuk memperkenalkan inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa dalam menyelenggarakan masalah dan menjalankan kegiatan pembangunan meliputi bidang infrastruktur, pengembangan SDM, pengembangan kewirausahaan dan pengembangan ekonomi lokal.
”Intinya ajang ini dapat menjalin komitmen pemerintah desa untuk mengadopsi atau mereplikasi inisiatif yang ada di dalam bursa inovasi desa ini,” kata Asrul.
Bursa Inovasi Desa ini diikuti 564 orang peserta terdiri dari 121 kepala desa, 121 ketua bpd, 121 LKMD dan 18 camat.
Terpisah, seorang kepala desa dimintai tanggapannya dengan bursa ini menilai sangat tepat khususnya dalam mengembangkan SDM aparat dan warga desa agar bisa lebih maju lagi.
Bursa Inovasi Desa yang digelar di Gedung Haji Bate Sungguminasa, Kamis pagi (28/12), dihadiri Ketua DPRD Gowa, Ansar Zaenal Bate, Muspida, Sekdis PMD Sulsel, Sentot Wiryawan, Ketua Tim Penggerak PKK Gowa, Priska Paramita Adnan dan sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.
Sekdis PMD Sulsel, Sentot Wiryawan sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar Dinas PMD Gowa. Sentot berharap bursa ini dapat membantu desa-desa dalam mengidentifikasi potensi-potensinya yang dapat dihasilkan dalam pengelolaan dana desa.
”Kita harap terjadi peningkatan yang signifikan dalam pengelolaan dana desa utamanya untuk kesejahteraan masyarakat desa, apalagi Gowa saat ini menyandang sebagai kabupaten terbaik di Indonesia dalam pengelolaan dana desa dengan menggunakan aplikasi Sistem Keuangan Desa,” jelas Sentot. (sar/mir)
Adnan Dorong Kades Lakukan Inovasi Pengembangan Wilayah
