JENEPONTO, BKM — Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Takalar (Punagaya) Unit I sebesar 100 Megawatt (MW) telah selesai pembangunannya. Serah terima operasi PLTU ini dilakukan antara GM PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Selatan (UIP Sulbagsel), Hening Kiat Pamungkas kepada GM PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar, Bob Saril di aula Boiler kantor PLTU Sektor Punagaya Kabupaten Jeneponto, Kamis (28/12).
Serah terima operasi disaksikan langsung Direktur Bisnis PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi, Syamsulhuda. Pada kesempatan tersebut, Syamsulhuda mengatakan, dengan pengoperasian PLTU Punagaya berkapasitas sebesar 100 MW ini akan membuat cadangan daya di PLN Sulselrabar akan semakin besar.
”Dengan pengoperasian PLTU Punagaya ini, berarti cadangan daya PLN di wilayah Sulselrabar akan mencapai lebih dari 200 MW. Cadangan ini akan semakin bertambah setelah unit dua dari PLTU Punagaya ini diresmikan pada 25 Januari 2018 mendatang,” ujar Syamsulhuda.
Sama seperti unit 1, PLTU Punagaya unit 2 ini juga memiliki daya sebesar 100 MW. ”Saya berharap kepada seluruh tim di PLTU Sektor Punagaya untuk menggenjot pengerjaannya. Sehingga proyek PLTU Sektor Punagaya Unit 1 dan 2 dapat diresmikan Presiden RI, Joko Widodo pada 25 Januari 2018 mendatang bersamaan dengan peresmian PLTB di Kabupaten Sidrap,” katanya.
Sementara itu, GM PLN (Persero) UIP Sulbagsel, Hening Kiat Pamungkas mengatakan, harapan direksi agar unit 2 dapat rampung pada 25 Januari, optimis akan dapat direalisasikan. Karena saat ini, progress proyeknya sudah hampir mencapai 100 persen.
”Sekarang ini sebenarnya unit 2 sudah dioperasikan. Tapi kita belum serahterimakan kepada PLN Wilayah Sulselrabar. Karena masih sedang dilakukan pemantapan. Sehingga saat dioperasikan penuh nantinya untuk melayani kebutuhan pelanggan PLN, tidak lagi menemui kendala,” ujar Hening.
Terkait dengan adanya surplus daya yang cukup besar, GM PLN Sulselrabar, Bob Saril mengatakan, saat ini pihaknya sudah memutus kontrak sewa Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebesar 125 MW.
”Insya Allah, dengan masuknya 100 MW dai PLTU Sektor Punagaya Unit 1 dan menyusul unit 2 nantinya, akan membuat PLN Sulselrabar akan semakin mudah melayani masyarakat baik yang akan pasang baru maupun tambah daya,” kata Bob Saril.
Di sela pelaksanaan serah terima operasi PLTU Sektor Punagaya unit 1, LAZIS PLN menyerahkan bantuan dan santunan kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah dan Ulil Albab Wahdah Islamiyah. (mir)
PLN Sulselrabar Surplus Daya 200 MW
