Site icon Berita Kota Makassar

Kondom dan Tissu Magic Kian Bebas Dipajang

ANJING menggonggong kafilah berlalu. Larangan untuk memajang alat kontrasepsi jenis kondom serta tissu magic tak juga dihiraukan oleh minimarket.
Pantauan BKM, kondom dan tissu magic makin banyak dipajang menjelang malam pergantian tahun. Posisinya berada di etalase samping kasir minimarket.
Seperti yang terlihat di salah satu minimarket Jalan Abdullah Dg Sirua. Seorang karyawati yang bertugas, mengakui sampai saat ini belum ada penyampaian dari pihak manapun yang membatasi dan melarang menjual alat kontrasepsi.
“Belum ada yang datang kasih tahu untuk tidak menjual kondom atau membatasi penjualan kondom. Dari kantor juga belum ada,” ungkap perempuan tersebut, kemarin.
Hal serupa juga ditanyakan kepada pemilik salah satu apotek. Ia mengaku menjual alat kontrasepsi. Namun tidak diperuntukkan bagi usia remaja.
“Saya jual, tapi saya lihat-lihat pembelinya. Kalau anak muda saya tidak kasih,” jelas pemilik apotek yang tidak ingin disebutkan namanya itu.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto berjanji akan segera turun untuk melakukan razia penjualan alat kontrasepsi secara bebas. Petugas Satpol PP akan diterjunkan melakukan penindakan.
Menurut wali kota yang biasa disapa Danny ini, razia kondom di minimarket sudah sering dilakukan. Hanya masih banyak oknum pengusaha minimarket yang nakal dan tidak mengindahkan larangan penjualan kondom secara bebas. Karena itu, ketegasan dan sanksi kembali siap dikeluarkan pemerintah kota bagi pelaku usaha minimarket nakal.
“Kondom untuk keluarga yang sah itu bagian program dari KB. Tetapi kondom dalam pergaulan bebas itu dilarang. Saya ingatkan kepada seluruh minimarket jangan menjual kondom secara bebas. Apalagi untuk anak di bawah umur. Tunggu saja tanggal mainya kita turun” tegas Danny.
Adapun sanksi yang disiapkan pemerintah kota kepada minimarket penjual kondom bebas berupa penutupan tempat usaha. Apalagi jika minimarket yang kedapatan sebelumnya telah dirazia dan diberikan teguran. “Pemerintah kota tidak tinggal diam. Saya pasti tutup,” tandasnya. (arf-jun/rus)

Exit mobile version