MAKASSAR, BKM — Duel maut akibat pengaruh minuman keras tradisional jenis ballo, kembali menelan korban jiwa. Agung (19), warga Jalan Adhyaksa VII, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang meregang nyawa di tangan temannya sendiri bernama Kiflu Dg Soka, beralamat di Jalan Adhyaksa Baru Lorong V.
Peristiwa tersebut terjadi Kamis malam (28/12), kira-kira pukul 20.00 Wita. Sebelumnya, mereka sempat bersama-sama pesta minum ballo. Entah apa penyebabnya, keduanya kemudian terlibat cekcok yang berujung duel di pinggir kanal.
Agung yang terdesak langsung jatuh ke kanal. Diapun langsung berteriak meminta tolong. Suaranya terdengar oleh seorang warga bernama Jampang, yang langsung datang ke lokasi. Disusul kemudian kakak korban bernama Rusdi alias Coba.
Mengetahui adiknya terjatuh di kanal, Rusdi langsung memberikan pertolongan. Tubuh Agung berhasil dinaikkan dari dalam kanal. Selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Faisal dengan menggunakan becak motor.
Terdapat luka tikaman di tubuhnya. Nyawanya pun tak terselamatkan. Rusdi lalu melaporkan peristiwa yang dialami adiknya itu ke Mapolsek Panakkukang.
Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap membenarkan perkelahian dua orang yang berujung kematian pada salah satunya. Polisi telah meminta keterangan dari dua saksi, yakni Jampang (18) dan Ansar. Keduanya warga Jalan Adhyaksa V, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang.
”Kejadiannya berawal ketika korban dan pelaku pesta ballo. Keduanya kemudian terlibat cekcok hingga berujung perkelahian. Korban lalu jatuh ke kanal. Saksi Jampang yang mendengar suara teriakan korban langsung menolongnya. Menyusul kakak korban bernama Rusdi turun ke kanal untuk menyelamatkan adiknya. Korban pun berhasil dievakuasi dari kanal. Kondisinya sudah kritis. Kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Faisal. Namun ia meninggal dunia,” jelas Kompol Ananda, kemarin.
Polisi yang menerima laporan dari kakak korban, langsung bergerak dan mengamankan pelaku. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Bhabinkamtibmas Bripka M Ismail melakukan pengamanan di rumah pelaku bersama Babinsa Pelda Syamsuddin yang diback up Resmob Polda Sulsel.
Informasi yang diperoleh, perkelahian keduanya dipicu dendam lama. Korban dan pelaku yang berprofesi sebagai pemulung, sama-sama pernah ke Palopo untuk mencari barang bekas, seperti plastik.
Di sana, kira-kira empat bulan lalu, korban sempat menegur rekan pelaku bernama Yudi untuk tidak meminum minuman keras. Namun pelaku marah. Sejak saat itulah keduanya tidak lagi saling sapa. (ish/rus)
Sesama Teman Duel Usai Pesta Miras, Satu Tewas
