MUSYAWARAH Daerah (Musda) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Sulsel digelar di Hotel Singgasana Makassar, Jumat (29/12).
Musda MKGR Sulsel dibuka Ketua DPD MKGR Sulsel Andi Muallim dihadir seluruh pengurus DPD dan DPD II dari 24 Kabupaten Kota di Sulsel. Kepengurusan Andi Mualli telah berakhir, sehingga harus memilih kepengurusan baru periode 2017-2021. Andi Muallim dalam sambutannya memaparkan berbagai polemik yang telah dilakukannya selama memimpin Ormas yang menjadi salah satu pendiri Partai Golkar. “Saya memimpin MKGR ini memiliki banyak suka dan duka dan tentunya itulah yang menjadi momentum sebuah organisasi dan sebagai ketua harus mampu menangani persoalan tersebut,”ujar mantan Sekprov Sulsel ini, Jumat (29/12).
Muallim, menuturkan, kalau kedepannya dirinya sendiri sudah tidak lagi bakalan maju dalam pemilihan ketua MKGR Sulsel pada priode kedepannya karena berbagai hal pertimbangan.
“Saya sudah komitmen untuk kedepannya tidak maju lagi dalam pencalonan ketua MKGR sulsel, karena persoalan umur yang sudah cukup dan tidak mampu lagi dalam memikirkan organisasi,”terang dia.
Dia menuturkan, kalau saat ini perlu ada pembaharuan dalam kepengurusan ini sendiri, dan tentunya MKGR ini perlu pemimpin yang lebih muda dan yang punya kemampuan dalam mengelola organisasi ini. “Kayaknya ini Pak Taufan Pawe (TP), masih muda dan beliau ini kelihatan bisalah memimpin sebuah organisasi. Dan kalau menurut saya beliau ini memang sudah sangat layak, kalau saya sih yah siapa lagi kalau bukan beliau, dan semoga semua peserta Musda menginginkan hal yang sama,”puji Muallim.
Muallim, menuturkan, selain TP masih muda dan fit, Wali Kota Parepare ini juga punya semangat organisasi yang tinggi dan itulah karakter beliau dan MKGR butuh sosok seperti itu. “Saya fikir beliau (TP) ini sangat cocok dan nampu untuk melanjutkan kinerja organisasi ini kedepannya,”pintanya. (smr/rif/c)