Site icon Berita Kota Makassar

Dewan akan Evaluasi Kinerja Laskar Pajak

MAKASSAR, BKM– Tidak tercapainya target pajak di tahun 2017 lalu, bahkan berutang target sebesar Rp167,4 miliar dari target pendapatan sebesar Rp1,08 triliun mendapat sorotan dari anggota DPRD Makassar.
Dewan berencana melakukan evaluasi terhadap kerja-kerja Badan Pendapatan Daerah (Beppenda) dan Laskar Pajak yang telah dibentuk tahun lalu.
“Kita harap awal tahun ini Bapenda melakukan berbagai macam upaya untuk menggenjot pendapatan daerah. Salah satunya memaksimalkan kerja-kerja Laskar Pajak. Kita juga inginkan lebih giat lagi karena sudah ada yang menjemput bola. Jangan hanya sekedar menunggu,” tegas Ketua Komis B Bidang Keuangan DPRD Kota Makassar, Yunus.
Yunus kepada BKM juga mengatakan, akan menjadwalkan pemanggilan Bapenda untuk mengevaluasi upaya yang selama ini dibuat oleh Bapenda dalam meningkatkan pendapatan, termasuk Laskar Pajak.
“ Di awal tahun ini akan dilakukan evaluasi untuk program ke depan, termaksud pajak bumi bangunan (PBB) yang harus digenjot. Peran lurah dan camat yang paling penting,” katanya.
Diketahui, tahun 2017 lalu, total Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp1,08 Trilliun. Serapan yang rendah salah satunya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kurang Rp3,1 miliar dari target. Kemudian Pajak Mineral Bukan Logam kurang Rp98,6 miliar. Sektor lain juga banyak rendah penerimaannya.
Data yang diterima, sektor paling baik capaiannya pajak restoran. Menyumbang Rp140, 6 miliar atau 100,46 persen dari target realisasi.
Selanjutnya Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) nilainya Rp252,4 Miliar atau 90,4 persen dari target. Kemudian penerimaan dari Pajak Penerangan Jalan (PPJ) senilai Rp193, 8 Miliar atau 84,2 persen dari target.
Adapun pajak retribusi, Bapenda menghimpun total sebesar Rp730 Miliar. Artinya, dibandingkan tahun lalu, tetap surplus Rp188 Miliar dengan peningkatan penerimaan 25,7 persen.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Bapenda Kota Makassar, Suwiknyo Hardjosuwarno mengatakan, Bapenda selama ini sudah memaksimalkan potensi seluruh jenis pajak dan retribusi. “Kita sudah maksimalkan pendapatan wajib pajak baru,” akunya.
Pajak reklame tahun ini juga signifikan penerimaannya. Jika tahun lalu hanya Rp14,4 miliar, saat ini sudah menerima Rp34 miliar. Reklame melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp32 miliar.
Sedangkan Kasubid Reklame, Parkir, dan Retribusi Daerah Bapenda Makassar, Adiyanto Said, juga mengatakan, target pendapatan pajak reklame juga melampaui surplus sekitar Rp15 miliar dibandingkan tahun lalu. “ Capaian ini berkat ketegasan kami menegakkan perda yang sebelumnya banyak reklame melanggar, sekarang kita tindaki semua. Efeknya hampir tidak ada lagi reklame liar,” jelasnya. (ita)

Exit mobile version