MAKASSAR, BKM–Ternyata program Pemerintah Kota Makassar untuk mempercantik lorong belum maksimal dilaksanakan.
Bahkan di awal tahun 2018 ini, masih saja ditemukan sejumlah lorong yang gersang tanpa pembenahan apa-apa. Bukan hanya gersang, pada malam hari lorong tersebut sangat gelap.
Harian Berita Kota Makassar selama ini telah meminta aparat kelurahan dan kecamatan untuk fokus terhadap keindahan lorong. Permintaan ini disampaikan dalam setiap kegiatan Majurong atau Majukan Lorong.
Salah satu lorong yang belum disentuh yakni Lorong 2 Jalan Toddopuli VI, Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala.
Diapit dengan perumahan real state, lorong tersebutnampaknya dianaktirikan. Lorong itupun merupakan akses keluar masuk ratusan kepala keluarga dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
Di sisi kanan bila memasuki lorong berdiri tembok perumahan Borong Indah, namun di sisi kiri sepanjang lorong hanya berdiri pagar bambu saja, itupun bambu pembatas tanah penduduk yang lokasinya masih kosong. Tidak ada tanaman hias, tidak ada cat warna warni yang menyentuh lorong tersebut.
Saat dikonfirmasi, warga yang bermukim di lorong tersebut menyebutkan, banyaknya lorong di Makassar yang sudah cantik, namun lorong 2 tidak pernah dilakukan kerja bakti ataupun adanya imbauan dari tokoh setempat untuk berswadaya merubah lorong 2 ini.
” Bilang ada program singara lorong, disini kalau malam lorong gelap. Bagus tong kalau ini temboknya perumahan dicat ki, mau juga kasian ini lorong dikasi cantik,” jelas Sanifa ibu rumah tangga, kepada BKM, Senin (1/1).
Ia juga mengaku sudah 18 tahun tinggal di wilayah tersebut. ” Ini lorong panjang, menghubungkan beberapa lorong, tapi program lorong pemerintah tidak menyentuh lorong 2 disini, lorong lorong kecil ji ada disini, keluar lorong langsung dapat jalan blok perumahan, ini lorong tassepemi namanya, dijepit sama perumahan perumahan. Bahkan ketua Rukun Tetangga (RT) maupun Rukun Warga (RW) tidak ada yang bermukin di lorong itu,” katanya. (jun)
Lorong 2 Toddopuli Butuh Pembenahan
